Pahlawan Yudisial, Penegak Keadilan di Tengah Tekanan

0
122

Jakarta, restorasihukum.com – Mahkamah Agung menyoroti pentingnya figur pahlawan yudisial sebagai simbol integritas dan keberanian moral dalam menjaga marwah peradilan. Aparatur peradilan disebut harus berani menegakkan hukum meski berada di bawah tekanan politik, ekonomi, maupun sosial.

“Integritas menjadi fondasi utama tegaknya keadilan. Tanpa itu, hukum hanya menjadi formalitas,” ungkap Humas MA dalam keterangannya.

Konsep pahlawan yudisial mencerminkan aparatur yang bekerja berdasarkan hukum dan hati nurani, selaras dengan prinsip fiat justitia ruat caelum keadilan harus ditegakkan meski langit runtuh.

Mahkamah Agung menilai, keberanian moral dan keteladanan menjadi kunci menjaga kepercayaan publik.

Prinsip tersebut juga sejalan dengan Bangalore Principles of Judicial Conduct (2002) yang menuntut hakim menjunjung tinggi kehormatan dan keadilan.

Melalui pengawasan internal, penegakan kode etik, serta pembinaan berkelanjutan, MA berkomitmen menjaga marwah peradilan agar tetap menjadi benteng terakhir keadilan di Indonesia.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here