Pasca Bencana Sumatera, Kasatgas PRR Apresiasi Satgas Jembatan TNI Usai Bangun 415 Jembatan

0
8

Sumatera, restorasihukum.com – Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi kinerja Satgas Jembatan TNI Angkatan Darat (TNI AD) yang telah menyelesaikan pembangunan 415 dari total 597 jembatan di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Apresiasi tersebut disampaikan Tito dalam keterangannya pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Menurutnya, pembangunan jembatan memberikan pengaruh langsung terhadap percepatan pemulihan konektivitas masyarakat di wilayah terdampak bencana.

“Kerja Satgas Jembatan sangat luar biasa di lapangan. Kerja riil dan sangat berpengaruh untuk percepatan pemulihan bencana Sumatera,” kata Tito.

Berdasarkan data Satgas PRR, dari 597 jembatan yang ditangani Satgas Jembatan TNI AD, sebanyak 415 jembatan telah rampung dibangun, sedangkan 182 jembatan lainnya masih dalam proses pemasangan.

Pemulihan jembatan tidak hanya menyambungkan kembali wilayah yang sebelumnya terputus, tetapi juga membuka akses masyarakat menuju sekolah, fasilitas kesehatan, pusat perekonomian, lahan pertanian, dan layanan publik lainnya. Kehadiran jembatan menjadi bagian penting dalam mengembalikan rasa aman sekaligus mempercepat kehidupan warga kembali normal.

Di Aceh, Satgas Jembatan TNI AD menangani 301 jembatan. Sebanyak 192 unit telah selesai dan 109 unit masih dalam proses pemasangan. Pekerjaan tersebut terdiri atas 60 Jembatan Bailey, 136 Jembatan Armco, serta 105 Jembatan Perintis.

Di Sumatera Utara, pembangunan mencakup 219 jembatan, dengan 153 unit telah rampung dan 66 unit masih dikerjakan. Jumlah tersebut terdiri atas 31 Jembatan Bailey, 77 Jembatan Armco, serta 111 Jembatan Perintis atau jembatan gantung.

Sementara itu, di Sumatera Barat, dari 77 jembatan yang ditangani, sebanyak 70 unit telah selesai dan tujuh lainnya masih dalam proses pemasangan. Penanganannya meliputi 16 Jembatan Bailey, 30 Jembatan Armco, dan 31 Jembatan Perintis.

Secara keseluruhan, Satgas Jembatan TNI AD menangani 107 Jembatan Bailey dengan 75 unit telah selesai, 243 Jembatan Armco dengan 219 unit rampung, serta 247 Jembatan Perintis atau gantung dengan 121 unit selesai. Capaian tersebut menunjukkan pembangunan Jembatan Armco menjadi yang paling progresif dengan sekitar 90 persen pekerjaan telah diselesaikan.

Pembangunan ratusan jembatan tersebut berjalan beriringan dengan pemulihan jaringan transportasi lainnya. Berdasarkan laporan harian Satgas PRR per 1 Agustus 2026, seluruh 107 ruas jalan nasional dan 43 jembatan nasional yang terdampak di tiga provinsi telah kembali fungsional.

Pada jaringan jalan daerah, sebanyak 2.291 dari 2.421 ruas terdampak telah berfungsi. Adapun jembatan daerah yang kembali fungsional mencapai 821 dari 1.184 unit terdampak. Kondisi tersebut menunjukkan pemulihan terus bergerak, meskipun masih terdapat pekerjaan yang perlu diselesaikan, terutama pada jembatan daerah. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here