Situbondo, restorasihukum.com – Seorang pelajar kelas III sebuah Madrasan Aliyah di Situbondo, Umam Baihaqi (19) terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Asembagus, setelah bagian dadanya tertembak senapan angin.
Pelaku penembakan, Sanusi (22), warga Desa Mojosari Kecamatan Asembagus, kini diamankan pihak kepolisian.
Menurut informasi kejadian yang menimpa Umam Baihaqi terjadi saat di sebuah tempat pembuangan sampah, di Desa Mojosari Kecamatan Asembagus, Kamis malam. Dimana saat korban membuang sampah, tak sengaja bertemu dengan Sanusi yang baru saja datang berburu burung. Karena sudah saling kenal, keduanya pun terlibat percakapan hingga saling bercanda.
Saat bercanda itulah, Baihaqi berseloroh jika senapan angin yang dibawa Sanusi tidak ada pelurunya. Entah kenapa, saat itu Sanusi tiba-tiba dia mengarahkan moncong senapan anginnya ke arah korban. Bahkan, Sanusi juga menarik pelatuk senapan, hingga peluru meluncur dan menembus dada kanan Baihaqi.
Di ketahiu jarak tembak yang diperkirakan hanya 6 meter, membuat peluru langsung menembus dada kanan Baihaqi. Dibantu warga, korban langsung dilarikan ke RSD Asembagus, sebelum akhirnya dibawa ke RSU Situbondo dan dirujuk lagi ke RSU dr Soetomo Surabaya.
Sementara itu Kapolsek Asembagus, Iptu H Sugiyono, Sabtu, bahwa “Semalam pelakunya langsung kita amankan, bersama senapan angin yang digunakan menembak. Pelaku dan korban ini berteman dan pelaku sendiri mengira jika senapan anginnya sedang tidak ada pelurunya. Namun untuk memastikan, kami masih terus mendalami,” pungkasnya. (Rsdi)








