Lampung, restorasihukum.com – Ketua Umum Satuan Kerja Kesejahteraan Prajurit (SKKP), Brigjenpol (Purn) Drs. Hilman Thalib Mandagi, secara resmi melantik kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) SKKP se-Provinsi Lampung pada Rabu, 7 Mei 2025. Pelantikan tersebut dilaksanakan di Desa Bahagia, Kecamatan Batanghari, Lampung Timur.
Selain pelantikan, acara tersebut juga dirangkai dengan launching dimulainya pembangunan 33 titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah Provinsi Lampung, sebagai bagian dari upaya SKKP untuk meningkatkan kesejahteraan gizi anak-anak sekolah.
Acara pelantikan dihadiri oleh berbagai pejabat dari pemerintah, TNI, dan Polri, baik di tingkat Provinsi Lampung maupun Kabupaten Lampung Timur. Selain itu, turut hadir PIC SKKP di BGN, Deni Kumentas dan Rona Kairupan yang datang dari Jakarta.
Pengurus SKKP Lampung yang dilantik pada acara tersebut berjumlah kurang lebih 200 personil, yang dikoordinir oleh Muhammad Ikhsan, Ketua DPD SKKP Kabupaten Lampung Timur, yang juga merupakan anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI).
Dalam acara tersebut, Staf Ahli Badan Gizi Nasional (BGN), Marsekal Muda Andhi Hadi Erwanto, mewakili Kepala BGN yang hadir secara daring, memberikan sambutan dan apresiasi atas kerja keras para pengurus SKKP dalam mendukung program pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada anak-anak sekolah. Beliau juga menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan dan pengelolaan SPPG, termasuk pembangunan 33 titik lokasi SPPG yang akan segera dimulai di wilayah Lampung.
Usai seremonial pelantikan, acara dilanjutkan dengan peletakan batu pertama oleh Ketum SKKP beserta rombongan dan seluruh undangan, sebagai simbol dimulainya pembangunan salah satu dari 33 titik lokasi SPPG. Acara tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama dan makan siang.
Dengan adanya kegiatan ini, SKKP diharapkan dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesejahteraan anak-anak sekolah di seluruh wilayah Lampung, melalui program-program yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. (APL/Red)











