Peringati Hari AIDS Sedunia, RSUD Bangil “Satukan Langkah Cegah HIV, Semua Setara Akhiri AIDS”

0
195

Pasuruan, restorasihukum.com – Dalam rangka memperingati Hari AIDS (Acquired Immune Deficiency) Sedunia (HAS) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur mengadakan berbagai kegiatan dan edukasi HIV AIDS yang diadakan selama 2(dua) hari Kamis dan Jumat, (1-2/12/22) dengan bertemakan “Satukan Langkah Cegah HIV, Semua Setara Akhiri AIDS”.

Hari pertama, Kamis, (1/12/22) diadakan Zoominar edukasi HIV AIDS pada remaja bersama pelajaran SMA/MA se-Kabupaten Pasuruan. Hari kedua, Jum’at, (02/12/22) diadakan berbagai kegiatan, seperti senam sehat aerobik, lomba cerdas cermat dan lomba merangkai Bucket Snack di area gedung management RSUD Bangil.

Dr. Darmi, subco penunjang Medik RSUD Bangil mengatakan, banyak wawasan baru yang penting untuk di sampaikan atau di informasikan kepada masyarakat umum terkait HIV AIDS.
“Prinsip terkait HIV, jauhi penyakitnya jangan orangnya, karena meraka yang tekena, membutuhkan dukungan atau support,” tuturnya. 

Dokter Darmi juga menjelaskan, bahwa ada program pencegahan HIV AIDS yang dibuat oleh RSUD Bangil yaitu ODHA LINK (Online SMS Delivery Service dan High Access). 

“Dengan adanya inovasi ODHA Link ini, para penderita HIV AIDS diberikan ruang, dimana mereka bebas 24 jam untuk berkunjung ke klinik VCT CST,” terangnya.

Darmi menambahkan, selain itu, RSUD Bangil juga setiap hari Jumat selalu melakukan kegiatan  senam bersama, lalu pengambilan ARV dipermudah, yaitu bisa mengambil di PS pendamping sebaya atau melalui WPA atau PMO pengawas imun obat.

“ARV sendiri adalah Antri Retro Virus yang merupakan obat untuk HIV, namun bukan untuk mematikan virusnya, namun hanya untuk menidurkannya, hingga obat ini harus di minum seumur hidup oleh pasien penderita HIV AIDS. Dengan kata lain pada prinsipnya orang yang terjangkit Virus ini bisa sehat namun Virusnya tetap ada. Untuk itu tetap diperlukan kewaspadaan, ikhtiar, kehati-hatian agar virus tersebut tidak kian menyebar,” jelasnya.

Darmi juga menyebutkan, di Kabupaten Pasuruan ini, ada harapan besar masyarakatnya untuk diedukasi terkait masalah penyakit  HIV AIDS.

“Harapannya di Kabupaten Pasuruan agar tiga (3) zero tercapai yaitu Angka Penularan Menurun, Angka Kematian Akibat AIDS Menurun dan HIV yang sehat bisa ditemukan,” pungkasnya.

AIDS merupakan suatu kumpulan gejala dan infeksi sindrom yang muncul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia lantaran terinfeksi virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang melemahkan sistem kekebalan tubuh manusia. Oleh karena itu, HAS atau Hari AIDS Sedunia ini selalu diperingati setiap tanggal 1 Desember di seluruh dunia dengan tujuan untuk selalu waspada dengan adanya penyakit HIV AIDS yang mengintai  dalam kehidupan bermasyarakat. (sy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here