Koranabri.com, Surabaya – “Target investasi Jawa Timur tahun ini, sekitar Rp.150 – Rp.160 Trilyun. Target ini naik di bandingkan realisasi investasi tahun 2013 yang hanya Rp.145 Trilyun,”kata Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Jawa Timur Warno Hari Sasono, Jumat (24/1).
Menurutnya, dukungan pembangunan infrastruktur fisik di Jatim sangat di butukan. Selain itu, kemudahan dalam pengurusan izin usaha bagi investor asing yang akan menanmkan modalnya sangat perlu di perhatikan.
“Guna mendorong investasi, pemerintah kota/kab di Jatim harus membangun kawasan industri. Selain kawasan industri, juga tentu mempermudah proses perijinan,”tambahnya.
Dengan adanya kawasan industri, papar Warno Hari Sasono, investor makin yakin untuk melirik kota itu, sebagai wilayah layak investor. Contohnya, kawasan industri yang tumbuh di Jatim adalah Lamongan, Pasuruan dan Banyuwangi yang lagi membangun kawasan industri di kecamatan Wongsorejo.
“Nanti kawasan industri akan di bangun instalasi listrik dari PLN dan gas dari PGN,”ujarnya.
Perlu diketahui, nilai r ealisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 33,63 triliun, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 34,85 triliun dan PMDN Non Fasilitas sebesar Rp 76,56 triliun. Kac 06











