Sebanyak 31 Mantan Teroris Siap Jadi Duta Perdamaian

0
170

Lamongan, restorasihukum.com – Puluhan mantan teroris yang tergabung dalam yayasan lingkaran perdamaian, mengikuti upacara bendera peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-73, di Alun Alun Lamongan. Mereka mengucapkan ikrar kembali kepangkuan ibu pertiwi, sekaligus menyatakan siap menjadi duta perdamaian.

31 mantan teroris yang saat ini tergabung di Yayasan Lingkar Perdamaian, Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan, terlihat khidmad mengikuti jalannya pengibaran bendera sang saka merah putih.

Dengan sikap tegap dan siap, puluhan mantan napiter ini berbaur bersama peserta upacara lainnya. Terdiri dari berbagai elemen masyarakat, pelajar, organisasi kepemudaan, Polisi dan TNI.

Kebersamaan yang terlihat di upacara bendera pada puncak peringatan kemerdekaan RI ini, menunjukkan jika mantan teroris benar-benar telah kembali kepangkuan ibu pertiwi. Sikap tegap mereka saat memberi hormat kepada sang saka merah putih, menjadi bukti jika mereka siap menjadi duta atau agen perdamaian.

Ali Fauzi, Ketua Yayasan Lingkar Perdamaian, menjelaskan, para mantan teroris berikrar dihadapan hadirin upacara.

“Inti butir ikrar damai para mantan teroris adalah berperan serta menjaga keutuhan negara kesatuan republik Indonesia dan siap menjadi duta perdamaian,” kata Ali Fauzi.

Mereka para mantan teroris, berasal dari berbagai macam kelompok yang pernah terlibat dalam latihan militer, seperti di Filipina maupun Afghanistan.

Mereka juga pernah terlibat dalam aksi terorisme di Indonesia. Bahkan, 3 diantara mantan teroriris ini, baru saja keluar dari lembaga permasyarakatan cipinang. (yos)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here