Sampang, restorasihukum.com – Pasca ambruknya lima ruangan yang terjadi karena pergeseran tanah beberapa waktu lalu, sebanyak 14 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kotah 2 yang ada di Dusun Gindajah Desa Kotah Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang, terpaksa mengikuti Ujian Nasional (UN) di teras rumah warga.
“Siswa terpaksa mengerjakan soal UN diteras rumah warga karena bangunan sekolah ambruk,” terang Taufik Hidayat, guru SDN Kotah 2.
Menurut Taufik ada lima bangunan ruang kelas, yang ambruk. “Ada lima bangunan rusak termasuk ruang kelas VI, kantor, dan perpustakaan. Ini murni karena faktor alam,” jelas Taufik.
Namun demikian meski mengikuti UN di teras rumah warga, siswa tampak tetap bersemangat mengerjakan soal-soal UN.
Sementara itu, secara terpisah, Kabid Kurikulum dan Mutu Pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang Arif Budiansor, mengatakan bahwa tahun ini, pihaknya sudah menyiapkan anggaran untuk renovasi total gedung SDN Kotah 2.
“Kami berusaha mencarikan solusinya agar siswa tetap belajar dengan baik terkait sekolah longsor tersebut karena pihak sekolah dan Dinas Pendidikan (Disdik) sudah teken Mou dan dipastikan tahun ini bisa dibangun kembali,” ungkap Arif. (sprt)











