Probolinggo, restorasihukum.com – Seorang bocah yang masih duduk di Sekolah Dasar di temukan tewas di dalam rumah dalam keadaan tangan dan kakinya terikat serta mulut disumpal, Minggu. Hal ini tentu sangat menggegerkan warga gang Apel, Kelurahan Jrebeng timur, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jawa Timur.
Korban bernama Andara Arjuna Dewa Brata, (12) tersebut ditemukan tewas oleh kakaknya. Saat ditemukan, korban berada disamping ranjang dengan leher terlilit tali.
Untuk kepentingan penyelidikan, jasad korban dibawa ke kamar jenazah RS Dokter Muhammad Saleh Kota Probolinggi. Selain itu petugas sudah melakukan olah TKP serta mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya tali sepatu yang digunakan untuk mengikat tangan dan kaki korban.
Sementara melihat kematian adiknya yang dalam kondisi seperti itu, kakak korban Sista Kirana menduga kuat adiknya adalah korban pembunuhan. “Selain tangan dan kakinya diikat menggunakan tali sepatu, saat saya temukan pertama kali kondisinya setengah telanjang. Hanya memaki celana dalam dan kaos kaki saja,” jelasnya.
Ketua RT desa setempat, Eko Suhartono tidak tinggal diam, setelah mendapat laporan bahwa ada warganya yang meninggal secara tragis, ia lansung melaporkan hal itu kepada polisi. “Saat saya datang, korban sudah dalam kondisi meninggal. Saya langsung melaporkan ke polsek setempat,” pungkasnya.(srf)








