SMP Negeri 2 Sukorejo Akan Berikan Pulsa 30 Ribu Kepada Siswa Saat Pembelajaran Melalui Online

0
1299

Pasuruan, restorasihukum.com – Berlangsungnya Pandemi COVID-19 mengakibatkan pelaksanaan  tahun ajaran baru 2020/2021 menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh melalui Daring ( Online).

Oleh sebab itu, orang tua siswa harus mengeluarkan dana lebih untuk membeli gadget dan juga Pulsa internet. Bagi wali murid yang mampu pasti tidak ada masalah. Tapi, bagi wali murid yang kurang mampu, hal tersebut mungkin membebani karena harus membeli hp dan pulsa untuk bisa belajar secara online.

Tapi, wali murid tidak perlu khawatir. Pasalnya, pihak sekolah akan memberi pulsa internet untuk pembelajaran selama daring (online).

Seperti SMPN 2 Sukorejo yang berada di wilayah Desa Sebandung, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Dalam pembelajaran secara online, pihak sekolah akan memberikan pulsa internet sebesar 30 ribu kepada murid yang kurang mampu.

“Mengenai pembelajaran secara online (daring), pastinya siswa membutuhkan gadget dan pulsa internet untuk mengakses aplikasi dari sekolah. Oleh sebab itu, saya sudah mengumpulkan wali murid siswa yang tidak mempunyai gadget. Supaya dibelikan agar supaya anaknya bisa mengikuti pembelajaran secara online,” terang H. Tekad Suprihantono kepada media restorasihukum.com, Selasa, (21/07/20).

Selain itu, lanjut Tekad, jika memang wali murid tidak bisa membeli gadget, pihak sekolah akan meminjami atau guru sekolah akan datang ke rumah wali murid.
“Kalau ada wali murid yang tidak bisa membelikan gadget anaknya, pihak sekolah akan meminjami atau guru sekolah akan ke rumah siswa (bisa menggunakan gadget guru, red),” paparnya.

Sedangkan untuk pulsa internet sendiri, tambahnya, sekolah akan memberikan sebesar 30 ribu perbulan kepada anak didiknya.

 “Untuk pembelajaran melalui daring (online), pihak sekolah akan memberikan pulsa internet sebesar 30 ribu perbulan diambilkan dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Tapi, 30 ribu itu minimal mas, takutnya kalau di berikan 50 akan di pakai untuk lainnya seperti main game,” cetusnya.

Tekad berharap anak didiknya selalu semangat meski tidak belajar di sekolah dan harus melalui pembelajaran jarak jauh melalui daring (online).

“Semoga pandemi COVID-19 ini cepat berlalu, sehingga siswa bisa lagi belajar disekolah seperti semula,” pungkasnya. (sy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here