Tahun 2017 Khususnya Tingkatan SMP Bagi Peserta UNBK Semakin Bertambah

0
195

Pasuruan, restorasihukum.com  – Tahun 2017, jumlah Sekolah khususnya tingkatan SMP (Sekolah Menengah Pertama) yang ada di Kabupaten Pasuruan untuk mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) semakin bertambah dan semakin meningkat untuk kegiatan ini.

      Di tahun 2016 yang lalu,cuma hanya ada 5 SMP yang mengikuti program tersebut. Apabila tahun 2016 lalu hanya 5 SMP saja, akan tetapi di tahun ini, khususnya hingga hari ini, Selasa (10/01), sudah ada 16 sekolah yang mendaftar untuk dapat melaksanakan unas dengan sistem Computer Based Test alias CBT.

      Hasbullah, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan menjelaskan, dari 16 sekolah setingkat SMP terbagi menjadi dua yang mendaftar  dalam kegiatan UNBK di tahun 2017 ini diantaranya 7 SMP dari sekolah negeri dan 9 dari sekolah swasta.

      Mereka diantaranya SMPN I Nguling, SMPN 2 Nguling, SMPN I Wonorejo, SMP Terbuka Wonorejo, SMPN I Gondangwetan, SMP Terbuka Gondangwetan, SMPN I Purwosari, SMP Yadika Bangil, SMP Al Yasini Kraton, SMP Maarif NU Pandaan, SMP Al Ma’hadul Islami Beji, SMP Darul Ulum 5 Rebalas, SMPN 3 Bangil, SMPN I Lekok dan SMP Terbuka Lekok.

      Sedangkan untuk ke 5 SMP yang terlebih dulu telah melaksanakan UNBK pada tahun 2016 adalah SMPN I Bangil, SMPN 1 Pandaan, SMPN 2 Pandaan, SMPN 1 Gempol dan SMP NU Lekok.

      “Itulah dari peserta untuk sementara ini yang telah mendaftar UNBK 16 sekolah sampai hari ini, karena dari Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur masih membuka pendaftaran sampai tanggal 15 Januari ini, Jadi kami prediksikan masih banyak sekolah yang akan mendaftar dan yang mau mengikutinya,” tegasnya.

      Ditambahkan Hasbullah, meskipun rata-rata sekolah tersebut belum sepenuhnya memiliki komputer sesuai dengan jumlah peserta UNBK, akan tetapi mereka sudah melaksanakan  kerja sama dengan SMA maupun SMK yang berdekatan dengan SMP bersangkutan.Mengenai sistem nya apakah sewa atau pinjam pakai itu terserah, kami serahkan sepenuhnya kepada masing-masing sekolah,” imbuhnya.

      Sementara itu, saat ditanya perihal masih sedikitnya SMP di Kabupaten Pasuruan yang siap UNBK, Hasbullah menegaskan bahwa seluruhnya tergantung dari masing-masing sekolah yang bersangkutan.

      Dari 147 SMP negeri swasta, yang siap hanya 21 sekolah, sedangkan yang lain masih melaksanakan Paper Based Test (PBT) alias ujian tertulis. Maka dari itu, Hasbullah akan terus mengajak seluruh SMP yang ada di Kabupaten Pasuruan agar beralih ke kegiatan UNBK dan sudah saatnya semua sekolah harus bisa maju untuk mengikuti dan tidak ketinggalan jaman.

      Dari jumlah siswa 13.813 siswa kelas IX se-Kabupaten Pasuruan, saya sarankan banyak-banyaklah belajar tentang Ujian Nasional Berbasis Kompunter (UNBK) , Insya allah akan terus kami arahkan untuk siap mengikuti UNBK, termasuk kesiapan sekolah itu sendiri,” pungkasnya. (Pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here