Tarawih Bersama Warga, Kasatgas Tito Siap Dukung Penyelesaian Masjid Agung Islamic Centre Lhokseumawe

0
60

Lhokseumawe, restorasihukum.com – Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, melaksanakan salat Tarawih bersama masyarakat di Masjid Agung Islamic Centre Lhokseumawe, Kota Lhokseumawe, pada Jumat (20/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Tito mengaku bahagia dapat kembali bersilaturahmi sekaligus menjalankan rangkaian ibadah Ramadan bersama warga setempat. Ia juga mengapresiasi kemegahan masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat Lhokseumawe.

“Saya berbahagia bisa berkumpul bersama melaksanakan buka puasa, kemudian salat Jumat, salat Isya dan insyaallah sebentar lagi salat Tarawih bersama di masjid kebanggaan warga Kota Lhokseumawe,” ujarnya sebelum pelaksanaan Tarawih.

Tito mengaku kagum dengan desain dan kemegahan masjid yang dinilainya sebagai ikon kota. Ia menyebut, saat mencari informasi tentang Lhokseumawe di internet, gambar masjid tersebut terutama pada malam hari menjadi representasi utama kota tersebut.

Namun demikian, ia menyoroti pembangunan masjid yang telah berlangsung hampir 30 tahun itu belum sepenuhnya rampung. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian karena masjid tersebut merupakan simbol kebanggaan warga.

“Saya belum tahu harus berbuat seperti apa, tapi saya akan berbuat,” tegasnya.

Tito menyampaikan akan berupaya mencari berbagai alternatif dukungan untuk membantu penyelesaian pembangunan masjid, baik melalui jaringan pemerintah maupun jejaring lain, termasuk dari luar negeri. Ia optimistis banyak pihak yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan rumah ibadah.

Selain itu, Tito menegaskan fokus utamanya di Aceh adalah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Ia menyebut Aceh menjadi salah satu wilayah terdampak terluas dibandingkan provinsi lain di Sumatera.

“Itulah sebabnya kami melaksanakan safari Ramadan di Aceh ini dari hari pertama, menyusuri daerah pantai untuk meng-update dan mengetahui problema-problema yang masih dihadapi oleh pemerintah daerah maupun masyarakat,” jelasnya.

Ia memastikan pemerintah akan terus bekerja keras mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah terdampak, termasuk Lhokseumawe.

“Dalam perjalanan ini kita juga menemukan masalah yang lain seperti masjid ini. Ini juga menjadi catatan bagi kami,” tandasnya.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here