Tim Trauma Healing Mabes Polri Lakukan Pendampingan Psikologis Personel Polres Aceh Tamiang Pascabencana

0
90

Aceh Tamiang, restorasihukum.com – Tim Trauma Healing Mabes Polri melaksanakan kegiatan trauma healing dan pendampingan psikologis bagi personel Polres Aceh Tamiang, Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan kondisi mental personel Polri pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, pada Rabu (21/1/2026).

Kepala Tim Trauma Healing Mabes Polri, AKBP Astiadi Prahastomo, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membantu memulihkan kondisi psikologis personel, khususnya di lingkungan Polres Aceh Tamiang yang terdampak langsung bencana banjir.

“Kegiatan ini merupakan inisiasi Bapak Kapolres Aceh Tamiang beserta jajaran, sekaligus bentuk kepedulian kami dari Biro Psikologi SSDM Polri dalam memulihkan kondisi psikologis personel Polda Aceh, khususnya Polres Aceh Tamiang,” ujarnya.

Menurut AKBP Astiadi, melalui trauma healing dan pendampingan ini diharapkan personel dapat kembali merasa lebih tenang, memiliki ketahanan mental yang kuat, serta siap menjalankan tugas-tugas kepolisian ke depan.

“Setelah kegiatan ini, kami berharap seluruh jajaran, terutama para Kapolsek dan perwira utama, menjadi lebih rileks dan memiliki ketahanan mental yang lebih baik dalam mendukung pemulihan pascabencana hidrometeorologi,” tambahnya.

Salah satu peserta kegiatan, Kapolsek Seruai Polres Aceh Tamiang AKP Teuku Davean, mengungkapkan bahwa dirinya juga terdampak langsung oleh bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.

“Rumah saya terdampak banjir. Untuk sementara belum bisa ditempati karena masih berlumpur dan dalam proses pembersihan,” ungkapnya.

AKP Teuku Davean menilai kegiatan trauma healing ini sangat bermanfaat bagi personel, baik dari sisi psikologis maupun dalam membangkitkan kembali semangat kerja.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan menambah semangat saya dalam melaksanakan tugas. Kami juga berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dalam beberapa episode ke depan,” ujarnya.

Melalui kegiatan trauma healing ini, Polri menegaskan komitmennya tidak hanya dalam penanganan bencana secara operasional, tetapi juga dalam memperhatikan kesehatan mental personel sebagai bagian penting dari kesiapsiagaan dan profesionalisme Polri dalam melayani masyarakat.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here