UNIFIL Beri Penghargaan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

0
31

Jakarta, restorasihukum.com – United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menggelar upacara penghormatan terakhir bagi tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan. Upacara berlangsung di Hanggar Lebanese Air Force, Beirut, dan dipimpin langsung oleh Force Commander UNIFIL, Mayor Jenderal Diodato Abagnara, pada Kamis (2/4/2026)

Ketiga prajurit yang diberi penghormatan anumerta adalah Mayor Inf Zulmi Aditya Iskandar, Serka Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Farizal Rhomadhon. Prosesi dihadiri Duta Besar RI untuk Lebanon, Atase Pertahanan RI di Kairo, perwakilan United Nations Headquarters (UNHQ) New York, serta unsur militer Lebanon dan kontingen internasional.

Upacara militer dilakukan secara lengkap, mulai dari pembukaan, penghantaran peti jenazah, pembacaan riwayat singkat, doa, hingga penganugerahan medali kehormatan dari PBB dan Angkatan Bersenjata Lebanon. Force Commander UNIFIL juga menyematkan scarf PBB pada peti jenazah sebagai bentuk penghormatan simbolis dan menyampaikan belasungkawa langsung kepada seluruh kontingen Indonesia.

Rangkaian acara turut melibatkan unsur pasukan gabungan, termasuk peleton Infanteri, Polisi Militer Lebanon, pasukan Korsik, serta Kontingen Garuda (Konga). UNIFIL menegaskan penghargaan tinggi atas dedikasi ketiga prajurit yang gugur pada 29 dan 30 Maret 2026 di Lebanon Selatan.

Berdasarkan data TNI, Farizal Rhomadhon gugur akibat serangan artileri tidak langsung dekat Adchit Al Qusayr, sedangkan Muhammad Nur Ichwan dan Zulmi Aditya Iskandar meninggal akibat ledakan kendaraan dekat Bani Haiyyan.

UNIFIL menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga, rekan, dan seluruh prajurit yang terdampak. Sekretaris Jenderal PBB António Guterres dan Dewan Keamanan PBB menekankan pentingnya perlindungan bagi seluruh personel penjaga perdamaian di medan konflik.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here