Takalar, restorasihukum.com – Setelah video seorang siswa di SMP PGRI Wringinanom memperlakukan gurunya secara tidak hormat lantaran tak terima ditegur saat merokok didalam kelas viral, kini peristiwa serupa kembali viral dimedia sosial.
Seorang cleaning Service sekaligus Satpam di SMP Negeri 2 Galesong, Takalar, Sulawesi Selatan dianiaya oleh empat siswa berserta salah satu orangtua siswa.
Menurut informasi, kejadian ini bermula saat korban Faisal Dg Pole (38 tahun) sedang memungut sampah di luar kelas. Kemudian ke empat siswa mengejek korban dengan kata “Pegawai Anj”g, Pegawai Najis”. Tak terima diejek, korban menampar salah seorang siswa.
Setelah kejadian, salah satu siswa yang diketahui berinisial Iq (12) pulang kerumah dan menyampaikan perihal tersebut kepada orang tuanya.
Tak lama kemudian, orangtua siswa Rasul DG Sarrang (48) tersebut mendatangi korban di sekolah itu ,lalu memerintahkan anaknya beserta temannya sebanyak tiga orang yakni Rs (12), Dn (12) dan Ks (12) untuk memukul korban.
Kemudian ke empat siswa tersebut memukul korban dengan menggunakan sapu ijuk bergagang besi dan mengenai kepala korban sebelah kiri hingga mengalami luka robek. Tak hanya sampai disitu, orang tua siswa pun juga ikut memukul korban dengan tangan sebanyak lima kali pada bagian kepala.
Atas kejadian tersebut, korban keberatan dan melaporkan kepada polsek setempat untuk diproses secara hukum. Dia didampingi oleh Kepala Sekolah SMP 2 Galesong, Hamsah dg Lallo (69) sebagai saksi. (red)









