Probolinggo, restorasihukum.com – Meski tak bertahan lama pasca ambruknya jembatan di Desa Sumber Kerang Kecamatan Gending, Probolinggo, warga bergotong-royong membangun jembatan darurat yang dibuat dari bambu.
Pembuatan jembatan darurat itu dilakukan warga sejak, Kamis. Meski begitu warga mengakui jika jembatan darurat itu tidak bisa menjamin kekuatannya.
Sementara Kepala Dusun (Kasun) Krajan Sumber Kerang, Jauhari kepada wartawan di lokasi, Jumat, mengatakan, “Selain untuk kepentingan masyarakat umum dan diutamakan juga untuk siswa sekolah yang membutuhkan jalan. Ini agar anak-anak tidak terlambat masuk sekolah”.
Pembuatan jembatan itu, menurut Jauhari bentuk solidaritas warga agar akses jalan di dua Kecamatan bisa pulih.
Jauhari juga menambahkan bahwa sebetulnya Pemkab Probolinggo, mau membuatkan jembatan darurat, namun warga di sini tidak mau berlama-lama menunggu. Akhirnya kompak satu per satu warga membawa bambu dan bahan yang dibutuhkan, agar bisa digunakan meski hanya bertahan sementara. (rsdi)









