Bangkalan, restorasihukum.com – Aktivis anti korupsi, Mathur Husairi (47), warga Jalan Teuku Umar, Bangkalan, akhirnya diperbolehkan pulang, setelah dirawat selama 20 hari, di Rumah Sakit dr Soetomo Surabaya .
Diberitakan sebelumnya, Mathur Husairi yang terkenal gencar mengkritik mantan Bupati Bangkalan FA telah di tembak orang tak dikenal di depan rumahnya, Jalan Teuku Umar, Selasa (20/1/2015) dini hari lalu. Aksi penembakan terjadi pada saat korban baru datang dari Surabaya dengan mengendarai mobil nopol M 307 HA. Saat membuka pintu pagar tiba-tiba orang tak dikenal menembaknya Mathur. Akibatnya, satu proyektil menembus pingang kanan korban.
Hal senada dikatakan Syukur, Paman Mathur, yang juga sebagai Direktur Madura Couruption Wacth (MCW) bahwa Mathur sudah bisa pulang karena kondisinya sudah semakin membaik.”Sesuai pernyataan dokter, Mathur sudah bisa dipulangkan. Dan memang kami sengaja minta dipulangkan karena kondisinya sudah semakin baik,” katanya.
Syukur juga menjelaskan bahwa kediaman Mathur akan dilakukan penjagaan dari tim polres Bangkalan. Hal ini sesuai dengan rekomendasi dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). (Msw)








