Demi Mendapatkan Sembako Gratis, Ribuan Warga di Malang Rela Berdesakan

0
333

Malang, restorasihukum.com – Sejak Sabtu (25/8) pagi ribuan warga Malang memadati klenteng eng an kiong di Jalan Martadinata, Kota Malang, ribuan warga kurang mampu ini rela antri dan berdesakan demi mendapatkan paket sembako gratis, yang berisi beras 5 kilogram, mie instan yang diberikan secara gratis.

Aksi dorong-mendorongpun tak terelakkan, karena banyaknya warga yang tak sabar untuk berebut mengambil sembako. Akibat kejadian ini, banyak anak kecil yang ikut dibawa oleh orang tuanya menangis.

Susi Susanti, salah satu warga menjelaskan, mengingat antrian yang begitu panjang, mereka rela antri sejak pagi hingga meluber ke badan jalan disekitar klenteng yang menyebabkan kemacetan panjang. “Dalam sedekah bumi kali ini, setiap warga mendapatkan jatah satu paket sembako,” kata Susi.

Namun, banyak warga yang turut mengajak anaknya serta anggota kelurga yang lainnya, agar mendapatkan jatah dobel.

Ketua Yayasan Klenteng En Ang Kiong, Bonsu Anton, mengatakan, dilaksanakannya sedekah bumi ini, semata-mata untuk ikut membantu pemerintah dalam mengatasi kemiskinan. Terbukti di setiap tahunnya, jumlah warga kurang mampu yang mengantri dalam kegiatan sedekah bumi terus berkurang.

“Jika tahun lalu pihak klenteng menyediakan 11.000 paket sembako, tahun ini hanya disipakan 7000 paket,” kata Bonsu Anton.

Bagi pihak Klenteng Eng Ang Kiong, menurunnya animo warga ini dianggap sebagi tanda keberhasilan pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan.

Kegiatan sedekah bumi oleh Klenteng Eng An Kiong ini, rutin digelar setiap tahun. Awal mula dari kegiatan ini, karena adanya musim paceklik di bumi bagian utara, dengan digelarnya kegiatan ini ia berharap tidak akan terjadi paceklik khususnya di kota malang. (yos)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here