Dirut Pertamina Patra Niaga Angkat Bicara Soal Isu Pertalite Oplosan

0
93

Surabaya, restorasihukum.com – Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, akhirnya angkat bicara menyusul maraknya keluhan konsumen terkait motor brebet yang diduga akibat Pertalite oplosan. Ega menegaskan bahwa BBM di SPBU aman dan tidak tercampur bahan lain.

Ega memastikan tidak ada campuran etanol dalam Pertalite maupun jenis BBM Pertamina lainnya, sekaligus meminta masyarakat tidak khawatir.

“Etanol. Apakah pertalite saat ini mengandung etanol? Tidak mengandung etanol,” ujar Ega kepada wartawan di SPBU Jemursari, Surabaya, Jumat (31/10/2025).

Ega kembali menekankan, Pertalite yang dibeli konsumen aman dan bebas etanol. “Jadi Pertalite saat ini tidak mengandung etanol dan sampai dengan saat ini yang terkait dengan kandungan air ini kami melakukan pengecekan dengan metodologi pasta air. Kami juga melakukan pengecekan dengan mekanisme densitas,” jelasnya.

“Kami juga melakukan pengecekan dengan standar visual clarity dan kejernihan warna daripada BBM untuk mengindikasi apakah ada kontaminan di dalam produk tersebut. Sejauh ini kita tidak menemukan indikasi hal tersebut,” imbuh Ega.

Meski begitu, Pertamina tetap menampung keluhan konsumen melalui 17 posko pengaduan yang disiapkan untuk memfasilitasi laporan masyarakat.

“Posko ya jadi gini, bentuk daripada atensi dan loyal apa program loyal loyalty kami dan juga kami ini kan milik negara ya, jadi kami juga ingin mencarikan solusi kepada masyarakat ini. Kami ada Posko saat ini, kalau aduan itu, kami membuka aduan itu di semua kanal,” kata Ega.

Dari pengaduan yang masuk, Pertamina mencatat hampir 300 keluhan, sebagian besar dari pengguna motor.

“Baik medsos, contact center, maupun offline. Dari total semua kanal itu yang masuk ada 290. Sebanyak 290 ini boleh dibilang 99% roda dua. Kalau data saya dari 290, 99%, enggak tahu kalau besok ya ada update-nya ya,” ujarnya.

Ega menyebut, pihaknya telah menangani sekitar separuh dari laporan tersebut dan memastikan kendaraan yang diperiksa telah diverifikasi.

“Karena kan kita harus pastikan bahwa mereka memang melakukan pembelian, kapan, gimana. Dan kami masih terus buka posko ini dalam bentuk untuk menangani solusi masyarakat ini,” kata Ega.

Ia menegaskan, penyaluran BBM Pertamina di SPBU sesuai prosedur operasional standar agar kualitas BBM tetap baik, bebas air, dan tidak merugikan konsumen.

Pertamina juga menyiapkan solusi berupa ganti biaya kerugian bagi konsumen terdampak, asalkan ada bukti pembelian BBM di SPBU.

“Oleh karena itu kami akan terus bekerja sama dengan semua pihak. Dan kami juga berkomitmen untuk memberikan solusi kepada masyarakat yang terdampak dan betul-betul dapat dibuktikan bahwa membeli BBM di SPBU Pertamina,” terang Ega.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here