Ditpolairud Polda Jatim Kampanyekan Laut Sehat Nelayan Kuat

0
82

Surabaya, restorasihukum.com – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur menggelar kampanye bertajuk “Laut Sehat, Nelayan Kuat” di kawasan pesisir Kenjeran, Surabaya, sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan laut dan pemberdayaan nelayan lokal.

Kegiatan ini juga ditandai dengan pendampingan pembentukan Kelompok Nelayan Anti Destructive Fishing, yang beranggotakan tokoh masyarakat pesisir, pengurus koperasi nelayan, dan para pelaku usaha perikanan tradisional. Kelompok ini dibentuk untuk mendorong peran aktif masyarakat dalam memerangi praktik penangkapan ikan yang merusak ekosistem laut.

Kasubdit Patroli Ditpolairud Polda Jatim, AKBP Rochmad Slamet, S.Sos, yang mewakili Direktur Polairud Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, menyatakan bahwa keberlangsungan ekosistem laut sangat menentukan ketahanan ekonomi masyarakat pesisir.

“Keberhasilan menjaga laut tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga pada kesadaran bersama. Polairud tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan peran aktif nelayan untuk mengawasi dan melaporkan setiap kegiatan yang mencurigakan di laut,” ujarnya, Jumat (10/10).

Selain deklarasi kelompok, kampanye ini juga diisi dengan sosialisasi tentang bahaya destructive fishing, edukasi penggunaan alat tangkap ramah lingkungan, hingga pelatihan pengelolaan hasil tangkapan berkelanjutan.

AKBP Rochmad menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata penerapan konsep community policing di sektor kelautan.

“Laut adalah sumber kehidupan. Melindunginya berarti menjaga masa depan bersama. Polairud akan terus bersinergi dengan masyarakat dalam menjaga kelestarian laut,” tandasnya.

Para nelayan menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai pendekatan humanis yang dilakukan Polairud memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga sumber daya kelautan.

Dengan semangat Laut Sehat, Nelayan Kuat, Ditpolairud Polda Jatim berkomitmen menjadikan pesisir Jawa Timur sebagai model sinergi antara aparat dan masyarakat dalam pelestarian laut nusantara.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here