Dukung Progam Ketahanan Pangan Nasional, Pemkab Pasuruan Siap Realisasikan 60 Sapi Perah Grati

0
2

Pasuruan, restorasihukum.com -Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersiap merealisasikan pengadaan 60 ekor Sapi Perah Grati pada tahun anggaran 2026. Program ini disiapkan untuk memperkuat ketahanan pangan sektor persusuan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan komoditas susu.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan, pengadaan sapi perah unggulan tersebut akan disalurkan secara bertahap kepada kelompok ternak penerima manfaat di wilayah Kabupaten Pasuruan. Saat ini seluruh tahapan masih berada dalam proses mekanisme pengadaan sebelum diserahterimakan secara resmi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan, Ainur Alfia, mengatakan sebanyak 60 ekor Sapi Perah Grati akan diadakan karena memiliki sejumlah keunggulan yang sesuai dengan kebutuhan peternakan lokal.

“Kami akan mengadakan sebanyak 60 ekor Sapi Perah Grati yang memiliki keunggulan genetik tahan cuaca panas, mampu bertahan pada pakan ekstrem, serta tetap menghasilkan produksi susu yang bagus. Program pengadaan ini disiapkan untuk mendukung program nasional ketahanan pangan, khususnya pemenuhan komoditas susu,” kata Ainur Alfia.

Pemilihan Sapi Perah Grati didasarkan pada kemampuan adaptasinya terhadap kondisi iklim lokal Pasuruan. Ras lokal tersebut dinilai memiliki ketahanan fisik yang baik sehingga diharapkan mampu menjaga stabilitas produksi susu segar secara berkelanjutan di tingkat peternak.

Saat ini, kapasitas produksi susu segar di Kabupaten Pasuruan telah mencapai rata-rata 230 ton per hari dari seluruh peternakan yang ada. Pemerintah daerah menilai tambahan populasi sapi perah dapat meningkatkan produksi harian di wilayah tersebut.

“Kapasitas produksi susu di Kabupaten Pasuruan saat ini sudah mencapai 230 ton per hari dari seluruh peternakan yang ada. Dengan adanya tambahan 60 ekor Sapi Perah Grati ini, diproyeksikan bakal ada potensi tambahan produksi susu minimal 600 liter per hari,” ujarnya.

Penambahan produksi tersebut didasarkan pada asumsi setiap ekor sapi mampu menghasilkan sedikitnya 10 liter susu per hari. Jumlah itu masih berpotensi meningkat apabila didukung pola pemeliharaan dan pemberian pakan yang optimal.

Dinas Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan juga memastikan kelompok ternak penerima bantuan akan memperoleh pembinaan lanjutan agar pengelolaan ternak berjalan maksimal. Jadwal resmi penyerahan bantuan sapi kepada penerima manfaat akan diumumkan dalam waktu dekat (sy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here