ESTETIK LANGIT MALANG DIRUSAK ‘JARING SPIDERMAN’: KABEL GANTUNG SEMRAWUT KEPUNG RANDUAGUNG – LAWANG, WARGA RESAH

0
7

MALANG – RESTORASI HUKUM –
Langit biru Malang Raya yang terkenal sejuk ternyata punya “aib” tersembunyi. Tim Media Restorasi Hukum menemukan pemandangan kontras: aspal mulus + ruko warna pastel, tapi di atasnya menggantung “jaring laba-laba” kabel listrik dan internet yang semrawut.

Pantauan Tim, Rabu 11 Juni 2026 pukul 07.53-07.58 WIB di 4 titik strategis Kabupaten Malang, menunjukkan kondisi memprihatinkan:

1. *Jl Raya Randuagung, Randuagung, Singosari 07.56 WIB*: Tepat di depan Kantor Pajak Singosari + ATM BCA, kabel bersilang kusut menutupi langit. Tiang listrik terlihat miring, kabel molor rawan tersambar truk tinggi.
2. *Jl Gondang, Randuagung, Singosari 07.57 WIB*: Area gerbang “Griyan Agung” kabel numpuk bak mie godog. Kabel PLN, Telkom, dan provider internet RT/RW jadi satu tanpa penataan.
3. *Jl Dr Cipto, Bedali, Lawang 07.54-07.55 WIB*: Depan kampus Politeknik Pembangunan Pertanian Malang + Hisana Fried Chicken. Kampus pendidikan + kuliner viral, tapi background fotonya “Spiderman Malang” versi kabel.
4. *Gang VII, Bedali, Lawang 07.53 WIB*: Seorang petugas pengatur jalan berdiri di bawah ruwetnya kabel udara. Potensi bahaya K3 jika terjadi korslet.

“LANGIT KOTA PENDIDIKAN JADI KORBAN”
“Malang ini kota pendidikan + kota wisata. Tamu dari luar pertama kali liatnya langit + kabel kusut ini dulu. Estetika kota kalah sama kabel gantung,” ujar salah satu warga Lawang yang enggan disebut nama.

Ketua RT setempat mengakui sudah sering lapor, tapi penataan kabel bawah tanah belum jalan. “Provider banyak, tiang dipake bareng-bareng. Nggak ada yang mau ngalah buat rapiin,” keluhnya.

3 PELANGGARAN YANG TERJADI:
1. *UU Ketenagalistrikan No 30/2009*: Kabel molor + tiang miring = rawan gangguan K3. PLN wajib jaga keselamatan jaringan.
2. *Perbup Malang No 60/2021*: Pemkab Malang sudah mewajibkan penataan kabel udara + migrasi ke bawah tanah. Faktanya masih “angin surga”.
3. *UU Telekomunikasi No 36/1999*: Provider yang narik kabel liar tanpa izin = melanggar. Diskominfo wajib audit.

TUNTUTAN TIM:
1. *PLN Malang*: Turun 1×24 jam rapikan kabel + tiang miring di Jl Raya Randuagung & Jl Dr Cipto. Lapor 123 jika ada kabel bahaya.
2. *Diskominfo + DPU Bina Marga Kab Malang*: Segera eksekusi “kabel bawah tanah” sesuai Perbup. Audit semua provider: Biznet, Indihome, MyRepublic, RT/RW Net.
3. *Pemkab Malang*: Jangan sampai kota pendidikan + pariwisata dikenang orang karena “Spiderman kabelnya”.

PERNYATAAN PENUTUP:
“Langit Malang itu anugerah. Gunung Arjuna-Welirang indah, udaranya sejuk. Jangan dirusak sarang kabel kusut. PLN + provider + Pemkab harus duduk bareng. Mana kabel mati dipotong, mana kabel liar ditertibkan, mana yang wajib masuk tanah. Jangan sampai estetika Malang kalah sama kabel kusut,” tegas Tim Restorasi Hukum.

*Rudy*
*082333393779*

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here