NGAWI, restorasihukum.com – Fenomena keluarnya gas alam terjadi di Desa Bendo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi. Sumur pompa air bertenaga diesel milik Sutinem, warga setempat tak berfungsi karena mengeluarkan gas alam.
Sumber air tempat menanam pipa yang berlokasi di dasar sungai kering mengeluarkan semburan api. Semburan api tersebut hanya setinggi 20 cm hingga 30 cm saja.
Fenomena unik tersebut mulai terjadi sekitar seminggu lalu, sehingga membuat banyak warga berdatangan untuk menontonnya. Mereka biasanya menyulut gas yang keluar dari pipa dengan korek sehingga muncul semburan api. Jika sudah puas, api dimatikan untuk mencegah terjadinya kebakaran.
Warga Desa Bendo, Sujarmin, mengatakan “Dampak munculnya gas alam membuat tanaman padi milik Sutinem mengalami fuso. Tanaman padi mengering dan mati karena tidak mendapatkan irigasi.”
“Sumur pompa bertenaga diesel tersebut merupakan satu-satunya sumber irigasi tidak berfungsi,” jelas Sujarmin.
Saat ini, warga melakukan pengawasan rutin terhadap pusat semburan gas agar tidak digunakan anak kecil bermain api karena dikhawatirkan bisa menyebabkan kebakaran pada rumpun bambu.
Jenis gas alam yang keluar dari dasar sungai kering tersebut diduga jenis gas metan, seperti yang muncul di rumah milik Muhajir, warga Desa Waruk Tengah, Kecamatan Pangkur, Ngawi. (yos)











