Kediri, restorasihukum.com – Akses jalan raya penghubung Kabupaten Kediri dan Kabupaten Nganjuk terputus, karena luapan air sungai akibat diguyur hujan di Desa Bulusari , Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.
Selain memutus akses jalan dan masuk ke rumah – rumah warga, banjir juga menggenangi sebuah pondok pesantren (ponpes) di desa tersebut. Tempat kos para santri tergenang air hingga ke ruang dapur.
Eko, selaku Ketua RT setempat, mengatakan, wilayahnya memang langganan banjir , namun kali ini yang paling parah.
Sementara salah satu warga setempat mengatakan bahwa, banjir bandang tersebut juga merendam rumah-rumah warga hingga ketinggian lutut orang dewasa. Sejumlah mobil dan sepeda motor banyak yang mogok , karena mesin kendaraan mereka kemasukan air.
Suprianto menceritakan sebelum terjadi banjir , hujan deras disertai angin kencang terjadi sejak sore hari . Tiba-tiba air naik ke jalan raya hingga masuk ke rumah-rumah warga.
“Banjir ini terjadi karena luapan air sungai-sungai kecil yang tersumbat. Air dari wilayah Kecamatan Grogol mengalir ke barat menerjang wilayah Desa Bususari,” paparnya. (dd)












