Semarang, restorasihukum.com – Tepatnya di Lapangan Bhayangkara Akademi Kepolisian di Semarang, Jawa Tengah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melantik perwira TNI dan Polri yang diikuti 793 perwira remaja terdiri dari 215 lulusan Akademi Militer (Akmil), 100 lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL), 89 Akademi Angkatan Udara (AAU) dan 389 perwira Akademi Kepolisian (Akpol) (345 taruna dan 44 taruni).
Sebelumnya diketahui Presiden Jokowi menghadiri malam pembekalan calon perwira remaja yang diadakan di gedung Graha Cendikia, Kompleks Akademi Kepolisian di Semarang.
Dan dikesempatan itu, Presiden Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia sedang menghadapi berbagai tantangan yang ada di depan.
Sementara pada pelantikan tersebut Presiden Jokowi bertindak selaku inspektur upacara, sedangkan komandan upacara adalah Kombes Pol Iswyoto Agoeng.
Dihadapan 793 Perwira tersebut Jokowi mengatakan bahwa, “Para calon perwira remaja, capaja, kita akan terus berjuang karena kita akan menghadapi tantangan Indonesia yang mempunyai masyarakat yang majemuk, beragam dan plural. Sehingga sering memunculkan konflik-konflik horizontal maupun kekerasan yang mengatasnamakan isu agama. Kalau gesekan itu masih kecil harus segera diselesaikan”.
Untuk diketahui selain memperoleh pangkat letnan dua (letda) dan inspektur polisi dua (ipda) Para lulusan perwira TNI-Polri juga mendapat gelar S.T. Han (Sarjana Pertahanan) dan S.T.K (Sarjana Terapan Kepolisian). (dr)










