Jakarta, restorasihukum.com – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) melalui inisiatif Ekraf Peduli memperkuat komitmen lintas sektor dalam membantu pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Program ini fokus pada rehabilitasi dan rekonstruksi, serta penguatan produktivitas pegiat ekonomi kreatif (ekraf) lokal yang terdampak.
Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menyampaikan bahwa bantuan yang telah disalurkan meliputi makanan, pakaian, serta dukungan program pemulihan selama enam bulan ke depan, seperti Sinema Rakyat, Board Game, workshop konten digital, literasi bisnis, dan relaksasi pembiayaan termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Peninjauan dilakukan langsung wilayah terdampak oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menekraf Riefky, Utusan Khusus Presiden bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi di Aceh Tamiang pada Jumat (30/1/2026).
Pada kesempatan tersebut, mereka menyalurkan bantuan hasil donasi dari konser amal “100 Musisi Heal Sumatera” yang digelar sebelumnya.
Riefky menegaskan, bantuan tersebut menjadi simbol kekuatan ekonomi kreatif dalam menghadirkan empati, gotong royong, serta pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya mendorong perputaran ekonomi di tengah masyarakat agar warga terdampak tidak hanya bertahan di tenda pengungsian, tetapi mulai produktif dari hunian sementara.
Lokasi yang dikunjungi antara lain SMP Negeri 1 Karang Baru, RSUD Muda Sedia, Posko Pengungsian Kecamatan Karang Baru, dan Hunian Sementara Modular di Aceh Tamiang. Bantuan yang disalurkan mencakup beras, peralatan sekolah, obat-obatan, serta tenaga relawan kesehatan dan kebersihan.
Kepala SMP Negeri 1 Karang Baru Edy Wahyudi menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah, terutama terkait percepatan pengadaan meja, kursi, dan papan tulis agar 665 siswa terdampak banjir dapat belajar dengan aman dan nyaman.
Program ini menjadi bagian dari Satuan Tugas Pascabencana pada bidang Pemulihan Ekonomi bersama Kementerian UMKM, menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan pemulihan fisik, pendidikan, kesehatan, dan hunian layak secara berkelanjutan.(Red)













