Lorong Makam Troloyo Rusak Parah, Butuh Perhatian Pemkab Mojokerto

0
224

Mojokerto, restorasihukum.com – Kondisi wisata religi Makam Troloyo di Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, patut mendapatkan perhatian dari Pemkab Mojokerto.

Wisata religi andalan ini tidak juga disentuh perbaikan meski sudah beberapa tahun ini mengalami kerusakan di sejumlah bangunannya.

Makam Troloyo yang dikenal sebagai sesepuh wali songo ini, banyak didatangi peziarah setiap harinya.

Pengunjung yang ingin berziarah di sini, juga diwajibkan untuk membeli tiket. Namun, itu tidak dibarengi dengan fasilitas dan kenyamanan bagi pengunjung, lantaran banyaknya bangunan yang rusak.

Seperti yang terlihat di sepanjang lorong menuju makam. Lorong ini tidak lagi memiliki atap, lantaran genting yang sudah berjatuhan. Tidak hanya itu, kondisi kayu penyangga atap juga banyak yang mulai keropos.

Karena kondisi yang membahayakan ini, kerap kali pengunjung menghindari lorong ini dengan alasan keamanan. “Selain panas jika siang hari, kita juga takut roboh. Lebih baik lewat di sampingnya saja,” terang Sodikin, salah satu peziarah asal Krian, Kabupaten Sidoarjo.

Dia berharap, kondisi ini segera mendapatkan respon dari pengelola Makam Troloyo. Karena menurutnya, jika dibiarkan seperti ini, bukan tidak mungkin atap lorong menuju bangunan makam utama itu bakal memakan korban.

Lebih lanjut ia juga menegaskan, tidak seharusnya lokasi wisata religi yang tersohor itu, dalam kondisi rusak yang demikian. “Banyak yang menyayangkan. Lokasinya ramai, tapi kok ada kerusakan dibiarkan saja,” sesalnya.

Diketahui, kondisi ini terjadi sejak dua tahun belakangan. Pemkab Mojokerto, yang menjadikan lokasi ini sebagai ikon wisata religi, juga tidak segera menyentuh perbaikan.

Tahun ini pun. diperkirakan belum ada perbaikan, menyusul tidak disediakannya anggaran untuk perbaikan infrastruktur dalam APBD tahun 2018.

Padahal, wisata ini terkenal ramai pengunjung dan sering dijadikan lokasi peringatan hari-hari besar agama Islam. Juga sejumlah kegiatan keagamaan Pemkab Mojokerto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here