Mendagri Tito Raih Penghargaan Adibhakti Sanapati

0
82

Jakarta, restorasihukum.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menerima penghargaan Adibhakti Sanapati dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi dalam acara peluncuran Digital Trust 360° Summit di Gedung Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, (20/11/2025).

Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kontribusi Tito di bidang siber dan persandian negara. Ia dinilai menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong penguatan keamanan dan ketahanan siber di pemerintah daerah (Pemda). Komitmen itu diwujudkan melalui penerbitan Surat Edaran Bersama Mendagri dan Kepala BSSN yang memberi mandat kepada Pemda untuk menangani insiden siber di wilayah masing-masing.

Dalam sambutannya, Tito mengucapkan terima kasih atas penghargaan tersebut dan menyebutnya sebagai kehormatan tersendiri. Ia menilai forum yang digelar BSSN ini memiliki arti strategis karena tidak diselenggarakan secara reguler.

“Ini forum yang spesifik untuk konsolidasi dan penguatan tugas BSSN. Saya mendapat penghargaan di forum seperti ini tentu menjadi kehormatan bagi saya,” ujarnya.

Sumber: restorasihukum.com

Tito menegaskan Kemendagri berkomitmen mendukung BSSN dalam pembentukan satuan tugas (Satgas) tanggap insiden siber di daerah. Saat ini, Satgas tersebut telah terbentuk di hampir seluruh daerah melalui kerja sama kedua institusi.

Ia juga mendorong BSSN untuk menerbitkan petunjuk teknis (juknis) agar daerah dapat mengaktifkan Satgas secara optimal.

“Anggarannya sudah ada di APBD masing-masing. Tinggal mohon bantuan dari BSSN untuk memberikan juknis,” tambahnya.

“Kemendagri siap membantu menyosialisasikan juknis tersebut ke daerah serta memonitor progres Satgas bersama BSSN agar program berjalan efektif dan efisien”, lanjut Tito.

Di sisi lain, Tito menyoroti banyaknya aplikasi layanan publik yang dibangun daerah namun masih berjalan sendiri-sendiri. Pemerintah pusat, kata dia, telah mengembangkan platform e-government untuk mengintegrasikan aplikasi daerah sehingga pelayanan publik lebih terhubung dan mudah diakses.

“Andalan kita BSSN untuk memimpin pemanfaatan teknologi informasi sekaligus memastikan proses digitalisasi ini aman,” tegasnya.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here