Pasuruan, restorasihukum.com. – Seorang perempuan pingsan dalam acara Festival Durian Khas Kabupaten Pasuruan (Kakap) 2015 yang digelar Pasar Buah Pandaan, Sabtu.
Acara itu diwarnai kericuhan, pasalnya ratusan warga tiba-tiba berebut 1.500 lebih durian yang ditata di depan panggung hingga ludes.
Pada awalnya acara ini berlangsung tertib. Irsyad Yusuf yang membuka acara bahkan bisa melontarkan beberapa guyonan termasuk mengenalkan beberapa anggota komunitas Phantom yang diikutinya.
Namun, belum habis acara ceremonial pembukaan dan bupati belum mempersilahkan warga mengambil durian, warga sudah tak sabar tergoda gunungan durian yang ada di depan panggung.
Tanpa dikomando ratusan warga merangsek maju menyerbu durian. Aksi spontan warga yang tak diantisipasi itu mengagetkan bupati dan petugas Sat Pol PP. Belasan petugas tak mampu menghalau warga. Melalui pengeras suara, Bupati Irsyad terus berusaha menenangkan warga dengan membaca sholawat. “Ayo yang tertib, kalau nggak tertib saya hentikan acara ini. Festival ini untuk warga jangan begini,” kata Irsyad.
Warga yang sudah tak terkendali, tak menghiraukan kata-kata peringatan yang dilontarkan bpk Bupati dan aparat yang ada disana. Dan tak ayal 15 menit kemudian, gunungan durian ludes. Yang tersisa hanya beberapa kulit dan seorang perempuan yang pingsan segera dibawa petugas untuk diberikan perawatan.
Namun, setelah perebutan duerian itu bubar, acara dilanjutkan kembali begitupula beberapa acara kesenian tetap ditampilkan dan stand-stand durian tetap ramai oleh pengunjung.
Sekedar diketahui, Festival durian yang digelar untuk mempromosikan berbagai jenis durian hasil kekayaan alam Kabupaten Pasuruan. Selain menyediakan seribu lima ratus lebih durian gratis untuk pengunjung, even ini juga menggelar belasan stand durian yang menjual durian dari petani di Purwodadi, Pasrepan, Tutur dan kecamatan lain penghasil durian. Acara ini juga dihadiri ratusan warga.(msy)









