Pemprov Akan Awasi Pembangunan “Smelter” Freeport Gresik

0
172

Surabaya, restorasihukum.com – Terkait pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) PT Freeport yang direncanakan segera dibangun di Kabupaten Gresik, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen mengawasi secara ketat.

     Seperti yang dikatakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said di Jakarta pada Jumat, bahwa pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) tembaga, emas, dan perak akan dibangun di Gresik dan Papua.

     “Untuk ‘smelter’ akan paralel dibangun di Gresik dan Papua,” katanya saat itu kepada wartawan usai menerima Gubernur Papua Lukas Enembe.

     Kepada wartawan Gubernur Jatim Soekarwo di Surabaya, Selasa, mengatakan, “Pembangunannya berada di lahan reklamasi sehingga akan dicek ketat, termasuk analisis dampak lingkungan (amdal) dan izin lainnya”.Pihaknya memastikan reklamasi ini akan mendapatkan izin karena tidak mengganggu dan posisinya tidak sampai bibir pantai.

     Pakde Karwo, sapaan akrab gubernur Jatim itu juga  mengatakan, pembangunan akan dimulai 2015 untuk mempersiapkan lahan, sekaligus memastikan tidak ada reaksi negatif dari masyarakat karena lokasinya tidak berdekatan dengan permukiman penduduk.

      Sementara itu kepastian pembangunan “smelter” PT Freeport di Gresik ini dinilai akan mendapatkan keuntungan, salah satunya fosfat yang bisa dipakai untuk pupuk dan bisa langsung dijual.

      Di ketahui sebelumnya, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengaku sangat mendukung pembangunan “smelter” di wilayahnya karena fasilitas pendukung telah tersedia, seperti pelabuhan, listrik dan penyediaan air.

      Seandainya perusahaan berkelas internasional itu ingin membuka investasi atau membangun “smelter’ di Gresik, menurut Halim  pihaknya meminta agar tetap mematuhi peraturan daerah yang telah dibuat mengenai tata ruang dan wilayah.

      Dan apabila pembangunannya jadi dilakukan di wilayahnya maka akan mengangkat nama daerah ke tingkat internasional, dan secara tidak langsung juga akan menyerap sumber daya manusia asal daerah yang di tempatinya. (Ksm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here