Penyempitan Saluran Urethra

0
753

 RHN  Kesehatan      Penyempitan saluran urethra adalah adanya penyempitan saluran yang berfungsi untuk mengeluarkan air seni (urine) dari kandung kemih keluar.

PENYEBAB

       Penyempitan saluran urethra sering terjadi dari adanya luka atau infeksi pada saluran urethra sebelumnya. Adanya luka atau infeksi dapat menyebabkan terjadinya penebalan jaringan sehingga menyebabkan penyempitan pada daerah yang terkena.

 

 

Sumber :http://www.patient.co.uk

 

Selain itu, penyempitan saluran urethra juga dapat disebabkan oleh :

– Riwayat trauma yang menyebabkan kerusakan pada urethra atau kandung kemih

– Riwayat tindakan medis pada urethra sebelumnya, seperti : pemasangan kateter dan operasi

– Infeksi dan peradangan prostat

– Pembesaran prostat

– Riwayat operasi prostat sebelumnya (TURP / Transurethral Resection of the Prostate)

– Kanker urethra (jarang)

–Kelainan kongenital (kelainan yang sudah ada sejak lahir), namun jarang menyebabkan penyempitan urethra pada anak-anak

 

Penyempitan Saluran Urethra

 

GEJALA

 

        Penyempitan saluran urethra bisa tidak bergejala. Pada penyempitan saluran urethra ringan, aliran urine yang keluar menjadi agak kuat atau bisa terjadi aliran ganda. Penyempitan saluran urethra yang parah bisa benar-benar menghambat aliran urine.

 Beberapa gejala yang biasanya terjadi pada penyempitan urethra :

 – Kesulitan dalam memulai proses berkemih

 – Nyeri saat berkemih (dysuria)

 – Adanya tahanan dalam berkemih

 – Pengosongan kandung kemih yang tidak tuntas

 – Pancaran urine (air seni) menurun

 – Urine menetes

 – Pancaran urine ganda atau tidak memancar ke satu arah

 – Adanya darah pada urine (hematuria)

 – Adanya darah pada semen

 – Tidak dapat menahan untuk berkemih

 – Nyeri pada panggul

 – Adanya sekret yang keluar dari urethra

        Penambahan tekanan di belakang penyempitan bisa menyebabkan pembentukan lintasan dari urethra menuju jaringan sekitarnya (diverticula). Penyempitan saluran urethra seringkali menyebabkan tidak tuntasnya berkemih dan dapat terjadi pengurangan frekuensi berkemih. Keadaan ini seringkali menyebabkan terjadinya infeksi saluran kemih.

 DIAGNOSA

        Ketika gejala dan hasil pemeriksaan fisik mengarah pada kemungkinan adanya penyempitan urethra, beberapa pemeriksaan penunjang diagnostik dapat dilakukan untuk membantu diagnosa dan penatalaksanaan selanjutnya. Pemeriksaan-pemeriksaan yang dapat dilakukan antara lain : pemeriksaan air seni (urinalisa) dan kultur air seni untuk melihat akan adanya infeksi pada saluran kemih, pemeriksaan prostat dan kadar PSA (Prostate Specific Antigen), dan pemeriksaan khusus untuk melihat langsung adanya penyempitan pada saluran urethra :

 – Cytourethroscopy

 Penyempitan saluran urethra dilihat langsung melalui pipa pelihat elastis (cystocope) yang dimasukkan ke dalam urethra setelah sebelumnya dipoleskan pelumas yang mengandung anestesi lokal

 – Ultrasonografi urethra

        Ultrasonografi urethra merupakan salah satu metode radiologi untuk mengevaluasi penyempitan pada urethra. Probe ultrasonografi diletakan di sepanjang penis untuk kemudian ditentukan ukuran dari penyempitan yang terjadi

 – Retrograde urethrogram

    Retrograde urethrogram merupakan pemeriksaan radiologi lainnya untuk mengevaluasi penyempitan saluran urethra. Sebuah kateter urine kecil dipasang pada ujung penis, kemudian dimasukkan sejumlah zat kontras ke dalam urethra melalui kateter yang dipasang dan dilakukan fluoroscopy – pengambilan gambar radiografik untuk melihat aliran kontras yang masuk sepanjang saluran urethra dan melihat lokasi dan ukuran dari penyempitan yang terjadi

– Anterograde cystourethrogram

      Anterograde cystourethrogram merupakan tes yang mirip dengan retrograde urethrogram, tetapi kateter dipasang melalui kandung kemih melalui kulit di perut bagian bawah, zat kontras kemudian disuntikkan ke dalam kandung kemih melalui kateter yang dipasang dan dilihat alirannya keluar melalui urethra dengan fluoroscopy

PENGOBATAN

        Belum ada obat-obatan untuk menghilangkan penyempitan urethra, obat-obat yang diberikan umumnya untuk menghilangkan gejala yang muncul, seperti rasa nyeri. Pembedahan merupakan satu-satunya tindakan untuk pasien dengan gejala penyempitan yang berat.

         Untuk memperbaiki saluran urethra yang terjadi penyempitan, seorang urologist bisa melebarkan saluran urethra (urethral dilatation) atau memotong bagian yang mengalami penyempitan secara endoskopi(urethrostomy)sehingga urine dapat kembali mengalir dengan lancar. Penyempitan saluran urethra dapat berulang dan terkadang memerlukan operasi terbuka untuk memperbaiki penyempitan yang ada. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here