Manggarai, restorasihukum.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP Posyandu) Pusat menggelar aksi penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Kampung Lalang, Desa Compang Cibal, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (7/10/2026). Langkah ini ditujukan untuk mengakselerasi proses pemulihan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga pascabencana.
Rombongan TP PKK dan TP Posyandu Pusat yang hadir disambut melalui prosesi adat oleh masyarakat setempat. Kehadiran anak-anak sekolah dalam penyambutan tersebut turut memberikan suntikan moral bagi warga Kampung Lalang agar segera bangkit dari trauma bencana.
Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Umum TP Posyandu Pusat sekaligus Ketua Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Pusat, Safriati Safrizal, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan representasi kehadiran pemerintah. Mewakili Ketua Umum TP Posyandu dan TP PKK Tri Tito Karnavian, Safriati menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi nyata kepedulian di masa krisis.
“Kegiatan pada hari ini merupakan wujud nyata kepedulian, kebersamaan, dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi masa pemulihan pascabencana,” ungkap Safriati.
Bantuan logistik yang didistribusikan ke lokasi gempa meliputi kebutuhan esensial dan perlengkapan harian warga. Rincian bantuan tersebut terdiri dari 76 kasur tidur, 76 selimut, 5 terpal, 76 paket sembako (beras, gula, sarden, minyak goreng), 100 handuk, 80 topi kupluk, 200 pasang kaus kaki, serta 80 paket alat mandi dan perlengkapan kebersihan diri.
Guna mendukung kebutuhan spesifik anak-anak dan pelajar yang terdampak, disalurkan pula 100 paket makanan ringan anak, 73 paket perlengkapan sekolah, puluhan dus susu, makanan pendamping, hingga puluhan dus air mineral dan biskuit.
Lebih lanjut, Safriati menekankan bahwa pemulihan pascabencana tidak boleh sekadar terfokus pada perbaikan fisik bangunan atau infrastruktur. Menurutnya, pemulihan ketahanan keluarga dan keberlanjutan layanan dasar justru menjadi esensi penting yang harus dikawal secara konsisten.
Hal ini, tambahnya, sejalan dengan implementasi 10 Program Pokok PKK dan upaya pemenuhan 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diusung oleh Posyandu. Oleh sebab itu, ia menginstruksikan para pengurus dan kader di tingkat desa untuk meningkatkan intensitas pendampingan, terutama bagi kelompok warga yang rentan.
“Saya mengajak pengurus dan kader PKK serta Posyandu Desa Cibal Barat untuk terus aktif melakukan pendampingan, edukasi kesehatan, dan memastikan pelayanan Posyandu tetap berjalan. Kehadiran kader akan menjadi sumber kekuatan bagi keluarga terdampak,” pesan Safriati.
Agenda penyaluran bantuan ini turut didampingi oleh sejumlah pemangku kepentingan di tingkat wilayah, di antaranya Ketua TP Posyandu Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih, Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai Meldyanti Hagur Marcelina, Kepala Desa Compang Cibal beserta jajaran aparatur desa, tetua adat Kampung Lalang, serta seluruh elemen kader dari provinsi hingga desa. (Red)













