Surabaya, restorasihukum.com – Seorang perempuan tanpa identitas tewas ditabrak kereta api Logawa jurusan Surabaya-Lempunyangan Yogyakarta di perlintasan depan RSI Wonokromo Surabaya, Jumat (14/9/2018).
Joko Susilo (49), Wakil Kepala Stasiun Wonokromo menjelaskan, saat itu korban mengendarai sepeda angin melaju dari depan RSI melawan arus hendak menuju ke arah Royal Plaza.
Tidak ada yang mengetahui secara pasti ketika korban ditabrak kereta api. Warga mengetahui korban sudah tergeletak di jalan setelah kereta api melintas.
Korban diduga sempat terseret lebih dari 10 meter ketika ditabrak kereta api Logawa lokomotif CC 2019212 yang dikemudikan masinis Joko dan Himawan. Korban terpental ke pinggir rel kereta api. Korban mengalami luka parah di kepalanya berlumuran darah hingga tewas seketika di lokasi kejadian.
Korban lolos dari pengawasan lantaran melaju melawan arus yang tidak semestinya dilalui pengguna jalan.
“Tadi palang pintu sudah ditutup petugas juga mengawasi dari arah traffic light,” ujarnya di lokasi kejadian
Joko mengatakan kereta api masih dalam kecepatan rendah lantaran dari arah Stasiun Wonokromo. Diduga masinis tidak mengetahui adanya pengendara sepeda angin yang tiba-tiba menyeberang di perlintasan kereta api.
“Kereta api Logawa tetap melanjutkan perjalanan sembari melaporkan telah terjadi kecelakaan saat berada di Stasiun Krian,” ungkapnya.











