Pendiv 2, restorasihukum.com – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni, Divisi Infanteri 2 Kostrad menyelenggarakan Forum Silaturahmi Kebangsaan pada Minggu (1/6/2025). Acara ini dihadiri oleh para pejabat utama, komandan satuan, serta mitra karib Divif 2 dari wilayah Jawa Timur hingga Jawa Tengah, dengan mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya.”
Peringatan ini menjadi ajang menampilkan nilai-nilai Pancasila dalam wujud nyata kegiatan prajurit. Misalnya, sila pertama, “Ketuhanan Yang Maha Esa,” diimplementasikan melalui demonstrasi pencak silat dan bela diri Kempo yang menekankan pentingnya kekuatan spiritual.
Sila kedua, “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab,” tercermin dalam peran aktif prajurit membantu korban bencana di berbagai wilayah. Sementara sila ketiga, “Persatuan Indonesia,” diwujudkan lewat keterlibatan Satgas TNI dalam membantu dan menyatu dengan masyarakat.
Sila keempat dan kelima, tentang demokrasi dan keadilan sosial, terefleksi dalam kerja kolektif TNI membantu mewujudkan kesejahteraan rakyat dan menjamin kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi secara adil.
Dalam sambutannya, Panglima Divif 2 Kostrad menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi pengingat jati diri TNI sebagai tentara rakyat, profesional, pejuang, dan nasional. “TNI berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Kita hadir untuk mengatasi kesulitan rakyat,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada tentara berdasarkan asal daerah, melainkan satu kesatuan sebagai Tentara Nasional Indonesia.
Divif 2 Kostrad menegaskan komitmennya dalam mendukung Asta Cita, yakni agenda strategis pembangunan nasional. Fokus utamanya adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan HAM, serta memperkuat sistem pertahanan negara melalui kemandirian nasional, termasuk swasembada pangan, energi, air, dan pengembangan ekonomi hijau dan biru.
“Mari jadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam setiap langkah kita untuk berkarya, berbangsa, dan bernegara,” pungkas Pangdiv. (Red)














