Polantas Menyapa, Polres Probolinggo Gencarkan Edukasi Safety Riding

0
41

Probolinggo, restorasihukum.com – Polres Probolinggo Polda Jawa Timur melalui Satuan Lalu Lintas terus memperkuat upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Edukasi keselamatan berkendara atau safety riding kembali digencarkan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-280 tahun 2026. Kegiatan digelar di Alun-alun Kraksaan, Minggu (19/4/2026).

Kegiatan Edukasi melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas sepeda motor, komunitas cosplay, hingga masyarakat umum yang turut memeriahkan rangkaian acara.

Dengan mengusung konsep kopi darat (kopdar) gabungan, kegiatan edukasi dikemas secara santai namun tetap informatif, sehingga pesan keselamatan berkendara dapat lebih mudah diterima oleh peserta.

Dalam kesempatan tersebut, Polres Probolinggo Polda Jatim memberikan pemahaman terkait pentingnya disiplin berlalu lintas, penggunaan helm berstandar SNI, serta larangan berkendara ugal-ugalan dan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kasat Lantas AKP Safiq Jundhira Z menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda dan komunitas sepeda motor, untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Jadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban,” ujar AKP Safiq.

Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, kelengkapan surat kendaraan, serta etika berkendara di jalan raya. Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan konvoi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, tidak menggunakan knalpot brong, serta menghindari aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Dalam momentum Harjakapro, AKP Safiq mengajak masyarakat untuk mengisi perayaan dengan kegiatan positif dan tetap menjaga situasi kamtibmas yang aman serta kondusif.

“Jangan sampai euforia perayaan justru menimbulkan gangguan kamtibmas ataupun kecelakaan lalu lintas. Mari kita jaga bersama situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengajak peran aktif orang tua dan tokoh masyarakat untuk memberikan pengawasan serta pembinaan kepada generasi muda agar tidak terlibat dalam aktivitas negatif di jalan raya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Probolinggo.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here