Polri Sampaikan Duka Cita dan Kerahkan Bantuan Evakuasi dalam Insiden KM Tunu Pratama Jaya

0
70

Jakarta, restorasihukum.com — Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan duka mendalam atas tragedi tenggelamnya KM Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, Rabu malam (2/7). Kapal tersebut tengah berlayar dari Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali, membawa 53 penumpang, 12 ABK, dan 22 unit kendaraan berbagai jenis.

“Polri berkomitmen hadir dalam setiap peristiwa yang menyangkut keselamatan masyarakat. Kami terus bersinergi dengan Basarnas, TNI AL, dan instansi terkait dalam pencarian korban,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, Karopenmas Divhumas Polri di Jakarta, Kamis (3/7).

Kapal diketahui bertolak dari Pelabuhan Ketapang pada pukul 22.56 WIB, dan hilang kontak sekitar pukul 23.15 WIB. Kapal dikonfirmasi tenggelam beberapa saat kemudian. Dugaan sementara, cuaca buruk menjadi faktor utama—dengan arus laut 2 m/detik, gelombang 2,5 meter, dan angin hingga 9 knot.

Hingga Kamis pagi, data sementara mencatat 23 korban berhasil diselamatkan, sementara 4 korban ditemukan meninggal dunia. Proses pencarian terhadap penumpang lainnya masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari Basarnas, TNI AL, Polairud, dan instansi terkait.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Nanang Avianto, hadir langsung di lokasi untuk memantau proses evakuasi dan memastikan koordinasi berjalan maksimal. Selain itu, Ditpolairud Polda Jatim telah mengerahkan 4 kapal patroli untuk mendukung pencarian.

Polri mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti kabar terbaru dari sumber resmi. Informasi terkini akan disampaikan secara berkala.

“Doa dan empati kami menyertai seluruh keluarga korban. Proses evakuasi masih terus berjalan dengan dukungan penuh dari berbagai pihak,” tambah Brigjen Trunoyudo. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here