Polri Tambah Alat Berat Percepat Penanganan Bencana di Sumbar

0
53

Padang, restorasihukum.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menambah lima unit alat berat di Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu, untuk mempercepat penanganan dampak bencana di provinsi tersebut.

Keberangkatan alat berat dilepas langsung oleh Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, didampingi Kepala Polda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, di depan Kantor Polres Padang Pariaman.

“Hari ini Polri kembali memberangkatkan lima unit berat untuk mempercepat penanganan di berbagai lokasi terdampak bencana,” ujar Dedi.

Dengan penambahan ini, total alat berat yang beroperasi di Sumbar kini mencapai sebelas unit. Enam unit sebelumnya telah digunakan untuk penanganan longsor dan banjir bandang di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Agam dan Padang Pariaman.

Dedi berharap kehadiran alat berat dapat mempercepat pembersihan lokasi terdampak sehingga jalur logistik, kendaraan, dan aktivitas ekonomi kembali normal. Ia menegaskan Polri akan terus mendukung pemulihan infrastruktur dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat pascabanjir, bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI, relawan, dan pihak terkait.

Sejauh ini, pembangunan jembatan darurat telah dilakukan di sejumlah titik. Jembatan Palembayan di Kabupaten Agam selesai 100 persen, Malalak 80 persen, dan Batang Anai di Padang Pariaman sekitar 75 persen. Sementara, jembatan di X Koto Singkarak Kabupaten Solok masih dalam tahap persiapan material, sedangkan jembatan di Sumani Kabupaten Solok telah rampung dan dioperasikan maksimal.

Dedi menambahkan, jembatan Salareh Aia di Kabupaten Agam kini dapat dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua, melayani sekitar 1.135 jiwa. Jembatan ini akan ditingkatkan menjadi jembatan rangka baja modular agar dapat dilalui kendaraan roda empat.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here