Bojonegoro restorasihukum.com
Seperti penuturan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, Hariyono mengatakan bahwa kondisi bangunan RSUD yang ada di Jalan Dr Wahidin sudah tidak layak.
Namun begitu pihaknya sengaja tidak melakukan renovasi karena masih menunggu untuk pindah di bangunan baru yang ada di Jalan Veteran.
Saat melakukan rapat evaluasi Pelaksanaan Program tahun 2014 dan Program Kerja tahun 2015 di ruang Komisi B DPRD Bojonegoro, Suhariyanto juga mengatakan bahwa pihaknya berharap pembangunan RSUD baru itu bisa ditambah menjadi 500 kamar dengan bangunan bertingkat lima. “Sekarang kita masih meminta kepada DPU untuk penambahan gedung,” ujarnya.
Di ketahui Bangunan rumah sakit di Jalan Veteran itu dianggarkan sebesar Rp39 Miliar. “Rencananya bulan Juli 2015 sudah pindah secara bertahap,” ujar Hariyanto.
Menurut Hariyanto selain bangunan, jumlah bad yang ada di RSUD juga masih kurang. Dari jumlah yang ada, sebanyak 293 kamar kini masih sering terjadi overload, sedangkan bangunan RSUD baru itu hanya sebanyak 205 kamar. “Karena sering overload, sehingga pelayanan sering molor,” terangnya.
Sementara itu Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Sigit Kusharianto berharap sebagai rumah sakit plat merah, RSUD bisa memberikan palayanan secara maksimal kepada Masyarakat.
Ia juga menjelaskan bahwa selain pelayanan fisik juga keramahtamahan juga sangat diperlikan saat melayani pasien. (red)












