Wamendagri Bima Apresiasi Praja IPDN, Tekankan Latihan Kepemimpinan Hadapi Tantangan Pemerintahan

0
51

Aceh Tamiang, restorasihukum.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto secara resmi menutup kegiatan Praktik Lapangan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Gelombang III di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (29/4/2026).

Penutupan kegiatan tersebut ditandai dengan apel yang digelar di Lapangan Basket Kota, Dusun Amalia, Desa Kota Kuala Simpang, Kecamatan Kota Kuala Simpang. Dalam amanatnya, Bima menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata praja IPDN dalam mendukung upaya pemulihan wilayah Aceh Tamiang.

Ia menjelaskan, pada gelombang pertama praja difokuskan pada pemulihan kantor pemerintahan, sementara gelombang kedua dan ketiga diarahkan pada pemulihan permukiman serta fasilitas umum. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk kapasitas kepemimpinan para praja.

“Bumi Aceh Tamiang menjadi kawah candradimuka bagi calon pemimpin birokrasi Indonesia di masa depan,” ujar Bima di hadapan para praja.

Selama menjalankan tugas, praja IPDN tidak hanya diuji secara fisik, tetapi juga mental dalam menghadapi berbagai persoalan di lapangan. Bima menilai, pengalaman tersebut merupakan simulasi awal sebelum mereka terjun langsung sebagai birokrat di pemerintahan.

Ia pun berpesan agar para praja mampu mengasah kemampuan dalam menyelesaikan persoalan masyarakat yang kompleks dan dinamis.

Lebih lanjut, Bima menekankan pentingnya kerja sama tim serta kemampuan menyatukan visi di tengah keberagaman latar belakang praja. Menurutnya, perbedaan budaya, etnik, agama, dan kepercayaan merupakan tantangan sekaligus kekuatan yang harus dikelola oleh seorang pemimpin.

“Pemimpin yang mampu beradaptasi dengan perbedaan akan menjadi pemimpin unggulan di masa depan,” tegasnya.

Bima juga menyampaikan rasa bangga atas dedikasi praja yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Tamiang. Ia turut mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang atas dukungan selama pelaksanaan kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bima juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama kegiatan berlangsung terdapat hal-hal yang kurang berkenan, sekaligus mendoakan masyarakat Aceh Tamiang agar segera pulih dan semakin sejahtera.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, jajaran pejabat tinggi madya di lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan IPDN, serta sejumlah pihak terkait lainnya.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here