Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Kawal Program Strategis Nasional

0
133

Jakarta, restorasihukum.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meminta para kepala daerah untuk mengawal pelaksanaan program strategis nasional (PSN) Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat tata kelola pemerintahan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tiga program utama yang menjadi fokus pemerintah pusat antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat (SR), dan Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih.

“Ini babak baru dalam pengelolaan pemerintahan, cara baru yang insyaallah akan membawa kita pada keseimbangan,” ujar Bima saat memberikan arahan kepada 25 kepala daerah peserta Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) 2025 di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Menurut Bima, program strategis nasional dapat menjadi modal kebangkitan ekonomi daerah melalui kolaborasi antardaerah. Salah satu contohnya, kerja sama dalam memasok bahan baku untuk dapur MBG agar tercipta sinergi dan keberlanjutan program.

Sumber: restorasihukum.com

“Perencanaannya harus diatur agar semua pihak diuntungkan,” katanya.

Selain program nasional, Bima juga menyoroti pentingnya kerja sama antarwilayah dalam mengatasi persoalan sampah, transportasi, dan kemacetan. Ia menyambut positif rencana pembentukan Dewan Aglomerasi yang akan ditunjuk langsung oleh Presiden Prabowo.

“Di situlah nanti perencanaan sampah, transportasi, dan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) akan disatukan,” tegasnya.

Bima optimistis kehadiran Dewan Aglomerasi dapat mempercepat pemerataan pembangunan daerah. Ia mencontohkan penerapan konsep serupa di Tiongkok yang berhasil mendorong pertumbuhan wilayah secara merata.

Ia juga mendorong kepala daerah untuk saling belajar dan meniru praktik baik dari daerah lain. Bima menuturkan pengalamannya saat menjabat Wali Kota Bogor, di mana ia meniru strategi pengelolaan sampah ala Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, hingga akhirnya Kota Bogor meraih Piala Adipura.

“Saya tidak malu mengakui, waktu di Bogor saya menjiplak seribu persen program Bu Risma soal sampah,” ujarnya.

Bima menutup arahannya dengan pesan agar para kepala daerah terus mengasah kemampuan kepemimpinan dan tanggung jawab dalam memajukan wilayahnya.

“Bapak-Ibu adalah konduktor di daerah masing-masing. Dengan jam terbang, nanti akan tahu irama mana yang harus dimatikan dan mana yang harus dibunyikan,” pungkasnya.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here