Sidoarjo, restorasihukum.com – Warga Desa Sidodadi, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, digegerkan oleh penemuan mayat seorang wanita tanpa identitas di saluran irigasi persawahan RT 4/RW 2, pada Senin (13/10).
Tim forensik dari Rumah Sakit Pusdik Gasum Bhayangkara Porong mengungkap sejumlah temuan awal terkait kondisi jasad. Korban diketahui adalah perempuan berusia sekitar 60 tahun. Hasil otopsi menyatakan korban meninggal dunia karena adanya cairan yang masuk ke saluran pernapasan.
“Penyebab kematian korban karena air masuk ke jalur pernapasan sehingga korban mengalami mati lemas,” jelas Kanit Forensik Pusdik Bhayangkara Porong, Aipda Djoko Poerwanto, Selasa (14/10).
Dijelaskan lebih lanjut oleh Aipda Djoko, kondisi jenazah saat ditemukan sudah dalam keadaan rusak cukup parah. Diperkirakan korban telah meninggal sekitar satu pekan sebelum ditemukan.
“Beberapa bagian tubuh, terutama di area kepala dan wajah, mengalami kerusakan signifikan. Kondisi tubuh korban juga sudah dalam tahap pembusukan,” ujarnya.
Pihak forensik belum dapat memastikan adanya dugaan kekerasan karena kondisi tubuh korban yang sudah rusak.
“Kami belum dapat menyimpulkan adanya kekerasan, karena kondisi tubuh sudah rusak dan membusuk,” imbuhnya.
Jasad perempuan tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas di sekitar area persawahan. Pihak kepolisian yang mendapat laporan segera datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara Porong guna keperluan pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga berita ini ditulis, identitas korban masih belum terungkap. Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti untuk membantu proses identifikasi. Kasus ini kini tengah dalam penanganan intensif Polsek Candi bersama Satreskrim Polresta Sidoarjo.(Red)











