Warga Sandera 2 Polisi Hutan

0
249

Sumenep, restorasihukum.com – Lantaran tak terima dengan penangkapan 3 penambang batu bangunan yang di lakukan polisi hutan, puluhan warga Desa Juruan Daya, Kecamatan Batuputih, Sumenep, nekat menangkap dan menyandera dua anggota polisi hutan territorial (Polhutter), yang datang ke lokasi penambangan batu bangunan, di daerah tersebut.

     Dua anggota polhutter yang di sandera tersebut, digelandang ke Kepala Desa Juruan Daya, untuk dijadikan sandera demi membebaskan tiga penambang, yang ditangkap rekan mereka.

     Dengan adanya penyanderaan ini saat ditanya apakah petugas polhutmob akan menghentikan tugas patrolinya ke lokasi penambangan batu di pesisir utara Sumenep karena mendapat reaksi keras dari warga, Kepala Administratur KPH Madura, Dudi Kurniadi menegaskan bahwa, pihaknya tidak akan surut menegakkan aturan, dan menghentikan pengrusakan di areal milik perhutani.

     Dudi menceritakan peristiwa itu terjadi berawal, setelah penangkapan tiga penambang batu bangunan oleh polhutmob, dua anggota Polhutter datang ke lokasi untuk memberikan penjelasan terkait penangkapan dan larangan menambang batu di areal milik perhutani, tapi oleh warga malah ditangkap dan disandera. Namun upaya penegakan hukum oleh polhutmob justru menuai protes dari warga.

     Tak terima terhadap penangkapan tersebut, warga justru beramai-ramai menangkap dan menyandera dua anggota Polhutter, yang datang ke lokasi, usai penangkapan.

     Menurut Didu dua anggota polhutter digelandang ke rumah Kepala Desa Juruan Daya, dan dijadikan sandera untuk ditukar dengan tiga penambang yang ditangkap polhutmob dan sudah diserahkan ke polres Sumenep.

     Dan setelah pihak polres berjanji akan melepas tiga penambang batu, yang ditangkap polhutmob, wargapunsudah mau melepas dua sandera,

     Dudi mengungkapkan bahwa, penukaran dua orang sandera dengan tiga orang tahanan, dilakukan di Mapolsek Batuputih, disaksikan oleh muspika setempat, aparat Desa Juruan Daya, serta tokoh masyarakat Kecamatan Batuputih. (msw)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here