Wilson Lalengke Apresiasi Sikap Tegas Senegal Dukung Keutuhan Wilayah Maroko

0
54

Jakarta, restorasihukum.com – Jurnalis senior Indonesia sekaligus pegiat hak asasi manusia internasional, Wilson Lalengke, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Republik Senegal atas komitmennya yang konsisten dalam mendukung keutuhan wilayah Kerajaan Maroko.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul pelaksanaan Komisi Tinggi Kemitraan Gabungan Maroko–Senegal di Rabat. Dalam forum tersebut, Perdana Menteri Senegal Ousmane Sonko kembali menegaskan bahwa Rencana Otonomi Maroko merupakan “satu-satunya solusi yang kredibel, serius, dan realistis” untuk menyelesaikan sengketa regional Sahara.

Teladan Diplomasi Global

Wilson Lalengke, yang juga menjabat sebagai Presiden Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), menilai sinergi diplomatik antara Senegal dan Maroko sebagai contoh positif bagi stabilitas kawasan dan diplomasi global.

“Saya sangat mengapresiasi Senegal atas komitmen dan sikap beraninya. Dukungan terhadap kedaulatan Maroko atas Sahara bukan sekadar kebijakan luar negeri, melainkan pengakuan atas realitas sejarah dan hukum internasional yang sah,” ujar Lalengke, pada Rabu (28/01/2026).

Ia menambahkan bahwa sikap Senegal sejalan dengan resolusi terbaru Dewan Keamanan PBB, khususnya Resolusi 2797, yang menetapkan Rencana Otonomi sebagai dasar utama solusi politik. Menurutnya, keteguhan Senegal sebagai kekuatan besar di Afrika berkontribusi besar dalam membuka jalan menuju perdamaian berkelanjutan dan kemakmuran kawasan.

Dimensi Kemanusiaan dan Etika

Dari sudut pandang kemanusiaan, Lalengke menilai bahwa mengakhiri kebuntuan melalui Rencana Otonomi merupakan langkah paling etis.

“Kesepakatan dan keselarasan antara kedua negara ini patut didukung oleh siapa pun yang mencintai perdamaian. Senegal telah menunjukkan diri sebagai mitra berprinsip, yang mengutamakan masa depan damai dan stabil dibandingkan konflik berkepanjangan yang tidak produktif,” jelasnya.

Lalengke juga menekankan pentingnya keadilan global yang berlandaskan logika sehat dan pemahaman filosofis yang jelas. Dukungan Senegal terhadap keutuhan wilayah Maroko dinilainya sebagai praktik realisme diplomatik yang melindungi hak dan martabat masyarakat dalam kerangka negara yang stabil.

Lebih lanjut, kerja sama Rabat–Dakar dipandang sebagai model ideal kerja sama Selatan–Selatan. Lalengke meyakini bahwa ketika negara-negara berkembang bersatu atas dasar saling menghormati kedaulatan, mereka akan semakin kuat menghadapi intervensi eksternal sekaligus menciptakan iklim kondusif bagi pembangunan ekonomi dan sosial.

Profil Wilson Lalengke

Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, dikenal sebagai tokoh penting dalam dunia media Indonesia serta advokat vokal keadilan dan hak asasi manusia. Ia kerap menyampaikan kritik filosofis dan logis terhadap isu-isu internasional, serta mendorong komunitas global dan negara-negara dunia untuk menempatkan nilai-nilai kemanusiaan di atas kepentingan politik sempit.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here