Wow…. Christy Mulai Ungkap Fakta Pemerasan Rp 2 Milyar Yang Dilakukan Akbp Memo Ardian

0
2587

Surabaya, restorasihukum.com – Tersebar pemberitaan di berbagai media online yang ada di Kota Surabaya, Jawa Timur terkait pemerasan yang diduga dilakukan Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya Akbp Memo Ardian menuai pro dan kontra hingga dengan waktu singkat Memo Ardian menjadi viral atas dugaan pemerasan dengan nilai Rp 2 Milyar untuk menghentikan perkara yang ditanganinya.

Dalam pemberitaan tersebut mulai terungkap bahwa pemerasan yang dilakukan oleh Akbp Memo Ardian diduga kuat memang benar adanya setelah sanggahan yang di sampaikan di beberapa media online beredar dengan judul bermacam macam, menyebut pemerasan yang dilakukan Memo Ardian adalah berita Hoax, justru dalam salah satu media yang mengatakan berita itu hoax dalam isi pemberitaan terungkap dengan sendirinya jika pemerasan Rp 2 Milyar benar adanya dengan bukti petunjuk dalam berita tersebut.

Dari berita tersebut justru menunjukkan titik terang adanya pemerasan yang dilakukan Memo Ardian setelah Christy memberikan komentarnya ke media online dengan menyampaikan “Dari pertemuan kami di saat di Surabaya, 1 bulan lalu dengan tim koh inisial s dari sponsor tablet saya, di pertemukanlah sama koh Suhendro (SHR : red) dan anak.

Disaat itu kami ngobrol awalnya mau silaturahmi dengan Kapolri, nah karena saya sebagai jurnalis, pada saat itu di ceritakan lah sama yang nama koh Suhendro bahwa ada saudara dia juga barusan di tangkap di Polrestabes Surabaya, dan di kondisikan dengan itu dia pun sebagai keluarga masih keadaan kaget dengan adanya nominal uang yang di keluarkan senilai Rp 2 M itu. Padahal yang diminta sama oknum Rp 500 juta. Karena tidak jelas sumber saya sebagai wartawan tidak menindak lanjutin dan hak kita dalam UU Pers narasumber kita lindungin,” ungkap Christy. Senin (25/5/2020) pukul 16.31 Wib.

Baca juga berita terkait :

Upaya Adu Domba, Akbp Memo Ardian Peras Bos Kapal Api Rp 2 Milyar Dilaporkan Ke Kapolri

“Hari esoknya saya di hubungi nama pak suana dengan dikenalkan sama teman saya, dan sempat kordinasi dengan rekan nama kang Arya, dan kata mereka biasanya sih pak suana bisa tangani, ya sudah disaat itu saya pun balik Jakarta, saat pak Suana maksakan untuk berjumpa dibawah kolong Suramadu dengan membawa 2 orang wartawan yang di anggap wartawan ini adalah sahabat dari pak Memo,” lanjut Kristin.

Dengan adanya komentar Christy yang sudah di beritakan oleh media online tersebut, maka Christy harus bertanggung jawab dengan apa yang sudah disampaikan dan segera mengungkap siapa sebenarnya orang yang sudah di peras Memo Ardian bukannya membuat konflik antar media yang ada, seakan berita dari tim ungkap fakta yuridis media restorasihukum.com adalah berita bohong alias Hoax.

Pernyataan yang disampaikan Christy justru bisa di jadikan acuan jika kasus pemerasan yang dilakukan Memo Ardian bisa diungkap melalui Christy dan kawan kawan, dengan membongkar kasus tersebut dari Suhendro beserta putranya dan juga Sony selaku penanggung jawab pemberitaan yang sudah beredar dan viral.

Ke empat orang tersebut adalah petunjuk bagi paminal Mabes Polri untuk memproses Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya Akbp Memo Ardian atas tindakan dugaan pemerasan Rp 2 Milyar tersebut, hingga pencopotan jabatannya jika benar benar terbukti lakukan pemerasan dan yang terburuk adalah pemecatan sesuai apa yang di sampaikan oleh Kapolri Jenderal Idham Azis menyebutkan akan menindak tegas oknum polisi yang mencoreng nama baik jajaran polri. (red/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here