Sumenep, restorasihukum.com – Karena tidak ditemui seluruh pimpinan DPRD, pimpinan komisi, dan sebagian besar anggota, 100 mahasiswa yang tergabung dalam PMII kecewa saat berunjuk rasa di depan gedung DPRD Sumenep.
Karena yang keluar menemui mahasiswa hanya Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma saja korlap aksi, Imam Arifin,meneriakkan, “Kami ingin seluruh anggota dewan ini keluar menemui kami. Mana pimpinan dewan yang lain? Mana pimpinan komisi?”.
Para pengunjuk rasa menolak berdialog hanya dengan Ketua DPRD. Mahasiswa bersikukuh untuk bertemu dengan sebagian besar pimpinan komisi dan anggota DPRD.
Sebagai bentuk protes, mahasiswa pun spontan menutup jalan Trunojoyo depan kantor DPRD dengan membentuk barisan dan berorasi di tengah jalan.
Adanya aksi tersebut kendaraan yang lewat di jl. Trunojoyo depan gedung DPRD Sumenep diminta putar balik lewat jl. KH Sajad. Beruntung aksi blokir jalan itu tidak berlangsung lama, setelah seluruh demonstran diijinkan untuk masuk ke dalam gedung DPRD, berdialog bersama pimpinan DPRD.
Kepada wartawan ia mengaku hanya ingin menagih janji anggota DPRD untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. “Jangan-jangan anggota dewan ini hanya fokus pada proyek-proyek? Atau pada hal-hal tidak penting yang tidak berkait dengan kepentingan rakyat. Kami menagih komitmen anggota dewan,”pungkasnya. (sgrt)












