Buka SPEKIX 2025, Tri Tito Karnavian: Ruang Merayakan Keberanian dan Kreativitas Anak Istimewa

0
113

Jakarta, restorasihukum.com – Pada 4 Oktober 2025 Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tri Tito Karnavian secara resmi membuka gelaran Special Kids Expo (SPEKIX) 2025 yang mengusung tema “One Community in Harmony”, Sabtu (4/10), di Jakarta International Convention Center (JICC).

Dalam sambutannya, Tri menyebut SPEKIX sebagai wadah perayaan atas keberanian, kreativitas, dan ketangguhan anak-anak berkebutuhan khusus. Ia menekankan pentingnya membangun masyarakat yang inklusif dan menghargai perbedaan.

“Ini bukan sekadar ajang pameran. SPEKIX adalah perayaan atas kemampuan dan semangat luar biasa dari anak-anak istimewa. Kita rayakan mimpi yang tumbuh karena dukungan bersama,” ujar Tri.

Tri juga menekankan tiga semangat utama yang perlu terus dikembangkan dalam ekosistem inklusif. Pertama, menghadirkan ruang yang ramah dan mudah diakses bagi semua kalangan, termasuk di kota, sekolah, dan layanan publik. Kedua, menyediakan layanan yang mendukung tumbuh kembang anak, seperti deteksi dini, terapi, hingga teknologi asistif. Ketiga, membuka akses terhadap kesempatan yang bermakna, seperti pelatihan keterampilan, program magang, kewirausahaan, hingga pekerjaan yang inklusif.

“Dunia usaha harus menjadi panggung tempat talenta bertemu dengan kesempatan,” tambahnya.

Tri turut menyampaikan apresiasi kepada anak-anak yang tampil di SPEKIX 2025. Menurutnya, setiap pertunjukan dan karya yang ditampilkan mencerminkan potensi luar biasa yang harus terus didukung.

Ia juga memberikan penghargaan kepada para orang tua, pendidik, terapis, dan relawan yang telah menjadi pendamping utama dalam proses tumbuh kembang anak-anak berkebutuhan khusus.

“Setiap metode kreatif yang Anda hadirkan membantu mereka melangkah lebih percaya diri,” ujarnya.

Tri menutup sambutannya dengan ajakan kepada semua pihak untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun lingkungan yang inklusif dan berkelanjutan.

“SPEKIX bukan hanya pameran, melainkan simbol komitmen bersama untuk menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bangsa,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan, pengurus Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih, Dewan Pengawas SPEKIX Sri Hartati Sutowo, serta perwakilan komunitas inklusi dari berbagai sekolah, yayasan, dan keluarga.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here