Cegah Banjir dan Kurangi Polusi, Pemkot Surabaya Tambah Hutan Kota

0
151

Surabaya, restorasihukum.com – Upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam menekan banjir dan mengurangi polusi udara dengan membuat hutan kota trus dilakukan. Kali ini, Pemkot Surabaya mulai melakukan penanaman pohon untuk membuat hutan kota di dekat perbatasan Surabaya – Gresik. Tepatnya di Kelurahan Warugunung, Kecamatan Karang Pilang Surabaya.

Setidaknya ada 1000 pohon dengan berbagai jenis yang ditanam di lokasi tersebut. Terdiri dari, pohon matoa, jambu air, sawo, mangga dan cemara udang.

Bu Risma, sapaan akrab wali kota Surabaya mengatakan, selain bertujuan untuk menekan banjir dan polusi udara, pembuatan hutan kota ini juga bertujuan untuk memperbaiki struktur tanah di daerah itu, yang mana menurut kajian ahli geologi dilewati patahan aktif berpotensi gempa.

“Kemarin ahli geologi ngomong ada lempengan patahan melewati daerah itu, saya percaya kalau kita berusaha dan memohon kepada Tuhan agar terminimalisir. Saya buat hutan kota untuk memperbaiki struktur tanah itu. Sehingga patahan yang dilihat secara akademis yang bisa menimbulkan gempa bisa diminimalisir,” ujar Risma usai menanam pohon di Warugunung, Jumat (23/11/2018) pagi.

Tidak hanya itu, nantinya di lokasi tersebut akan dibuat embung atau cekungan yang digunakan untuk mengatur dan menampung suplai aliran air hujan. Disamping itu, embung juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas air di daerah tersebut.

“Ada katanya treatment juga dengan membuat sumur-sumur. Jadi ini yang kita coba buat di situ. Nanti embung di situ akan kita itari (kelilingi) dengan hutan kota,” ungkap Walikota.

Selain penambahan hutan kota dan pembuatan embung, Pemkot Surabaya juga bakal membangun makam umum di lokasi tersebut. Untuk mempercepat penyelesaiannya, Wali Kota Risma memastikan bakal menerjunkan beberapa alat berat untuk membantu. “Ndak lama ini (pengerjaannya), aku suruh datangkan alat berat,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here