Padang, restorasihukum.com – Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Padang, Budi Santoso, bersama Wakil Ketua PT Padang, Joni, mengadakan kegiatan pembinaan di Pengadilan Negeri (PN) Batusangkar pada Selasa, 2 Juli 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Budi Santoso menegaskan pentingnya sikap jujur dan menghindari perilaku yang tidak profesional. Ia mengingatkan bahwa meskipun tindakan seseorang mungkin tidak terlihat oleh orang lain, namun tetap diawasi oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Pembinaan ini diikuti oleh Ketua PN dan Hakim Angkatan IX dari seluruh wilayah hukum PT Padang, baik secara langsung maupun melalui daring.
Budi Santoso berulang kali menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai hakim.
“Saya mengajak seluruh Hakim Angkatan IX untuk selalu menjunjung tinggi integritas, karena saya ingin kita bekerja bersama dengan prinsip tersebut,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan inisiatif pimpinan PT Padang sebagai tindak lanjut arahan dari Pimpinan Mahkamah Agung, yang menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalitas dalam profesi hakim.
Lebih lanjut, Budi Santoso mengingatkan para hakim agar tidak pernah berhenti belajar, mengingat tuntutan profesi yang harus mengikuti perkembangan zaman. Ia juga menggarisbawahi pentingnya membangun hubungan kekeluargaan antara PT Padang dengan seluruh Pengadilan Negeri di wilayah Sumatera Barat.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua PT Padang, Joni, memberikan pesan khusus mengenai perkara adat yang merupakan ciri khas di wilayah Sumatera Barat.
“Para Hakim Angkatan IX diharapkan mendalami ilmu terkait perkara adat yang menjadi kekhususan di wilayah Pengadilan Tinggi Padang,” tuturnya.
Sumatera Barat dikenal memiliki norma hukum adat yang berlaku dalam perkara perdata, terutama terkait tanah ulayat bagi masyarakat Minangkabau.
“Kegiatan ini juga bertujuan mempererat rasa kekeluargaan antara pimpinan Pengadilan Tinggi Padang dan para Hakim Angkatan IX,” pungkas Ketua PT Padang Budi Santoso. (Red)












