Jakarta, restorasihkum.com – Pada Sabtu, 20 September 2025 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Ditjen Badilum) kembali menggelar rapat koordinasi secara daring dengan jajaran pimpinan pengadilan tinggi dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 17 September 2025, dan dipusatkan di Command Center Ditjen Badilum, Jakarta.
Rapat dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Badilum, H. Bambang Myanto, S.H., M.H., didampingi Direktur Pembinaan Tenaga Teknis, Hasanudin, S.H., M.H. Sebanyak 53 pimpinan pengadilan tinggi hadir dalam pertemuan ini, terdiri atas 34 Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) dan 19 Wakil Ketua Pengadilan Tinggi (WKPT).
Sumber: restorasihukum.com
Beberapa isu strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya:
- Pengisian kekosongan 15 jabatan wakil ketua pengadilan tinggi
- Peningkatan kesejahteraan hakim, khususnya yang bertugas di daerah,
- Rencana perubahan usia purnabakti hakim tinggi,
- Penguatan peran pengadilan tinggi sebagai voorpost (kawal depan) Mahkamah Agung RI.
Selain itu, forum juga dimanfaatkan untuk mendengarkan langsung berbagai kendala yang dihadapi satuan kerja di daerah, khususnya dalam hal pelayanan publik.
“Koordinasi ini merupakan bentuk sinergi berkelanjutan antara Ditjen Badilum dan pengadilan tinggi untuk memperkuat peran peradilan dalam memberikan pelayanan hukum yang berkualitas kepada masyarakat,” ujar Bambang Myanto.
Rapat ini menjadi bagian dari upaya Ditjen Badilum dalam menjaga konsistensi dan efektivitas manajemen peradilan umum di seluruh wilayah Indonesia.(Red)













