Malang, restorasihukum.com – Mengenai isu kiamat sudah dekat, AKBP Budi Hermanto Kapolres Kota Batu, mengadakan jumpa pers di Polres Kota Batu dengan pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Falahil Mubtadin, Majelis Sholawat Musa Alaihi Salam, Dusun Pulo Sari, Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. Pada Kamis (14/3/19).
Bukan hanya AKBP Budi Hermanto dan pimpinan Pondok Pesantren saja, tetapi melibatkan Muspika Kasembon, MUI, KUA, dan MWC Nahdlatul Ulama juga.
Mohammad Romli dan AKBP Budi Hermanto mengklarifikasi isu kiamat sudah dekat yang sudah viral di media sosial. Mereka memastika isu tersebut telah dipelintir sekelompok orang. Karena Mohammad Romli yakin jika ajarannya tidak menyimpang dari akidah islam dan setia terhadap NKRI.
Namun Mohammad Romli mengakui jika memang benar ada warga Ponorogo yang mendadak pindah ke Malang karena isu akan adanya kiamat di Daerahnya. Kebanykan mereka membawa sekuruh sanak keluarga serta menjual seluruh aset barang berharga sebelum pindah.
Dan fakta yang menyedihkan dibalik isu kiamat sudah dekat di Ponorogo yaitu dengan adanya warga yang sudah mempercayai dengan pesan berantai yaitu dengan menjual seluruh harta bendanya, mempercayai akan ada perang di Bulan Ramadhan, serta percaya akan muncul musim kemarau panjang.
AKBP Budi Hermanto juga membenarkan adanya peredaran pesan berantai melailui aplikasi obrolan WhatsApp tersebut. Namun ia mengatakan, bahwa pesan tersebut adalah hoaks. (red)












